Home / Kabar Lampung

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:27 WIB

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan, Gubernur Mirza Tegaskan Penyehatan APBD dan Fokus Infrastruktur

Bandar Lampung – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal memaparkan berbagai langkah strategis yang telah ditempuh Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjawab tantangan pembangunan di Bumi Ruwa Jurai. Hal tersebut disampaikannya dalam Peluncuran Koran Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) Lampung serta peluncuran buku 1 Tahun Mirza–Jihan, yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Pemerintah Provinsi Lampung di Taman Outdoor Gedung Pusiban.

Dalam paparannya, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa awal masa kepemimpinannya dihadapkan pada tantangan fiskal yang cukup berat. Namun melalui percepatan, pemetaan anggaran, dan langkah efisiensi sejak sebelum pelantikan, Pemprov Lampung berhasil melakukan penyehatan APBD secara bertahap.

“Singkat cerita, dengan segala upaya, utang Rp600 miliar lunas ke pihak ketiga. Utang Rp1,2 triliun kepada kabupaten kita atur skemanya. Efisiensi Rp200 miliar kita laksanakan, dan itu pun masih bisa menambah anggaran jalan sebesar Rp400 miliar,” ujar Mirza.

Baca Juga  Ikuti Jamnas American Jeep ke XI, 33 Mobil WLC Berangkat ke Sariater Campervan Park Jawa Barat

Ia menegaskan, sektor konektivitas menjadi prioritas utama, khususnya perbaikan infrastruktur jalan provinsi. Menurutnya, kualitas jalan harus menjadi kebanggaan masyarakat Lampung.

“Visi saya terhadap jalan provinsi, saya ingin masyarakat Lampung bangga dengan jalan-jalan yang ada. Pemerintah harus punya tujuan membuat masyarakat bangga dengan infrastrukturnya,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, transformasi pelayanan publik berbasis digital juga menjadi fokus. Gubernur Mirza menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan kepuasan masyarakat sebagai indikator utama kinerja.

“KPI-nya salah satunya adalah customer satisfaction atau kepuasan pelanggan. Kita ingin seluruh masyarakat Provinsi Lampung puas dengan layanan yang diberikan,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Gubernur Mirza mengapresiasi peluncuran Koran IJP Lampung dan menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis sekaligus kontrol sosial dalam pembangunan.

“Pers bagi saya bukan hanya penyampai kabar, tetapi penjaga arah. Pers bukan sekadar pengamat, melainkan mitra dalam perjalanan pembangunan. Kritik yang disampaikan dengan niat baik adalah bentuk kepedulian,” ujarnya.

Baca Juga  Kolaborasi TP. PKK, DWP, dan OPD Lampung Bagikan 300 Paket Takjil Ramadan

Sementara itu, Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, menegaskan bahwa publik berhak mengetahui capaian kinerja pemerintah, khususnya dalam satu tahun pertama kepemimpinan Gubernur Mirza dan Wakil Gubernur Jihan yang dinilainya sebagai fase krusial peletakan fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Masyarakat punya hak untuk tahu apa saja yang dikerjakan para pemimpinnya. Ini memang baru peletakan pondasi, belum maksimal, tetapi sudah terlihat arah penguatan desa sebagai pusat pertumbuhan,” katanya.

Abung juga menepis anggapan bahwa IJP Lampung hanya berperan sebagai corong pemerintah. Ia menegaskan independensi tetap menjadi prinsip utama dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

“Kami membangun sinergi tanpa melemahkan daya kritis. Silakan mengkritik, tapi tidak nyinyir. Tetap proporsional dan profesional,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

AMAL Soroti Anggaran Uang Makan Minum Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tembus 6 Miliar

Kabar Lampung

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Tegaskan THR Wajib Dibayar Tepat Waktu

Kabar Lampung

Peduli Budaya Literasi, Polsek Way Serdang Bagikan Buku kepada Pelajar SMP Islam Miftahul Ulum

Kabar Lampung

Bawaslu Mesuji menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024

Kabar Lampung

Tergugat PT MBS Tak Lagi Hadir, Sidang Gugatan Lahan Milik YBIL Kembali Ditunda

Kabar Lampung

Diduga Kuat Kabel Optik Picu Kebakaran, Provider Nusanet Klaim Bukan Dari Pihak Mereka

Kabar Lampung

Dorong IKD, Komisi I DPRD Bandarlampung Minta Disdukcapil Sosialisasi Disetiap Kecamatan

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Telusuri Anggaran Wisata Rohani, Komisi I Panggil Ulang Bagian Kesra