Home / Hukum & Kriminal

Kamis, 3 Maret 2022 - 12:49 WIB

Nah Lo Mantan Caleg DPR RI Partai NasDem Minta Polisi Segera Periksa Feni Ardilla

BANDARLAMPUNG-(lintasindonesiaone.com)- Mantan calon anggota Legislatif DPR RI dari Partai NaDem Irza Dewi Sartika meminta Polda Lampung segera memeriksa Feni Ardilla selaku terlapor kasus dugaan penyebaraan berita bohong yang telah merugikan nama Partai Nasdem dan nama Wakil Ketua DPRD Lampung Fauzan Sibron.

“Saya pribadi berharap Polda Lampung mengungkap kasus ini agar terang berderang, dan memeriksa Feni Ardilla serta pihak-pihak yang ikut terlibat dalam penyebaraan berita bohong ini. Karena akibat peneyebaraan berita itu sudah membuat citra partai Nasdem Lampung buruk, termasuk nama kakak Fauzan Sibron selaku wakil ketua DPRD Lampung,” kata Irza, Kamis 3 Maret 2022.

Menurut Irza ia berupaya agar kasus ini segera diungkap dan mereka yang telah membuat gaduh karena menyebarkan berita bohong dikenakan sanksi pidana sesuai aturan yang berlaku. Sehingga ada efek jera, agar kasus ini tidak terulang kembali

Aktifis perempuan ini juga meminta Badan Kehormatan DPRD Lampung segera bersikap dan tak tinggal diam atas kasus ini.

Baca Juga  Kejati Lampung Resmi Tahan 3 Tersangka Korupsi Sampah Bandarlampung

“Beberapa waktu lalu saya sudah datangi Badan Kehormatan DPRD, tapi belum ada respon, setidaknya mereka bisa memanggil pihak -pihak yang terkait dengan kasus itu, demi marwah DPRD itu sendiri. Kami tak ingin nama kakak Fauzan selaku wakil rakyat dari partai NasDem tercoreng,” pintanya.

Sebelumnya Feni resmi dilaporkan oleh LSM InfoSOS ke Polda Lampung atas tuduhan menyebarkan berita bohong terkait pelecehaan yang dialaminya oleh anggota DPRD Lampung berinisial FS.

Laporan dilakukan Ketua Junaedi Farhan didampingi Sekretaris DPP LSM InfoSos Arista Trisnandi.

Feni dilaporkan ke Polda Lampung dengan nomor laporan STTLP/B225/II/2022/SPKT/Polda Lampung atas dugaan menyiarkan berita bohong, yang memicu keonaran di masyarakat.

Feni Ardilla awalnya mengaku dilecehkan oknum Wakil Ketua DPRD Lampung berinisial FS. Sedangkan teman prianya melaporkan dipukul ajudan FS ke Polresta Bandar Lampung.

Berdasarkan rekaman pengakuan FN (22), petinggi partai di Lampung tersebut merangkul paksa dirinya di cafe Southbank Gastrobar Lampung, Kota Bandarlampung, pada Sabtu (5/2/2022) malam.

Baca Juga  Suka Dan Duka Baksos Forum Wartawan dan Gamapela Galang Bantuan Dari Yang Mencibir Sampai Yang Menyepelehkan

Sebelum dugaan peristiwa tersebut, kedua ajudannya lebih dulu diduga menarik paksa mahasiswi perguruan tinggi swasta tersebut ke meja FS.

Pasca pengakuannya viral dan dimuat di media-media, FA kemudian melalui unggahan videonya, menyampaikan permohonan maaf, dan membatah peristiwa tersebut

Ia mengaku tidak pernah menjadi korban pelecehan siapapun. “Terkait pemberitaan, saya minta maaf dan saya tegaskan, tidak ada sangkut pautnya dengan FS. Peristiwa ini terjadi antara teman saya bernama Syahrial Yusuf dengan Romi,” kata Fani dalam video yang beredar, Kamis (17/2/2022).

Sayangnya pasca beredar video klarifikasi tersebut, publik kembali digegerkan munculnya rekaman suara Feni saat wawancara dengan beberapa wartawan di sebuah cafe di Pahoman.

Dalam rekaman tersebut Feni menceritakan kronologis kasus dugaan pelecehan yang dialami nya kepada awak media. (Jaber)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Gubernur Arinal Minta Soal Dugaan Salah Urus Dana PIP di SMKN 9 Dilaporkan ke PIhak Berwajib

Hukum & Kriminal

Ketum DPP InfoSOS Junaidi Farhan Memenuhi Panggilan Penyidik polda Lmapung

Hukum & Kriminal

SKAAP Minta Kejari Segerah Turun Tangan Terkait Dugaan Mark Up Pengadaan Barang di Bapenda Lampung

Hukum & Kriminal

LSM Gamapela Melaporkan Dugaan Pungutan liar di DPMPTSP Kabupaten Tanggamus

Hukum & Kriminal

PLN UID Lampung Ususnya UP3 Tanjung Karang Di Duga KKN Terkait Pergantian Meteran Tua

Hukum & Kriminal

Team Kuasa Hukum TKBM Panjang Sambangi Polda Lampung, Pertanyakan Lanjutan Kasus Sainin Cs

Hukum & Kriminal

DiDuga Kanwil Kemenag Lampung Juanda Naim Dinilai Sudah Melampaui Batas

Hukum & Kriminal

Rapat Dengar Pendapat Berakhir Deadlock ; A. Faanzir Zarami Kami Akan Layangkan Surat ke Satgas Mafia Tanah,BPN RI dan Ke Presiden Jokowi