Home / Hukum & Kriminal

Kamis, 18 November 2021 - 15:55 WIB

Gamapela Minta Irjen Kemenag RI Turun Bongkar Dugaan Kecurangan Seleksi Dosen Tidak Tetap di UIN Raden Intan

BANDARLAMPUNG,(lintasindonesiaone.com)- Seleksi penerimaan dosen tetap bukan PNS di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, diduga penuh kecurangan.

Diketahui UIN Raden Intan telah mengumumkan 72 nama calon dosen tetap bukan PNS, yang dinyatakan lolos seleksi berkas.

Namun sayangnya dari beberapa nama-nama calon dosen tetap bukan PNS yang lolos tersebut terindikasi merupakan anak-anak pejabat struktural di kampus UIN yang dipimpin Prof Mukri.

Ketua LSM Gamapela Lampung Tony Bakrie angkat bicara mengecam dugaan kecurangan dalam penerimaan dosen tetap bukan PNS di UIN Raden Intan.

Menurut dia, kementerian Agama RI harus membongkar praktik dugaan kecurangan penerimaan dosen bukan PNS di UIN Raden Intan.

“Irjen Kementerian agama harus turun dan membongkar dugaan praktik kotor ini. Panita seleksi penerimaan harus berani membuka semua hasil proses seleksi dari awal, termasuk membuka dan memperlihatkan akte-akte kelahiran nama-nama yang terindikasi merupakan anak pejabat struktural di UIN,” tegas Tony Bakrie Kamis 18 November 2021

Tony menjelasakan, praktik-praktik kecurangan dalam penerimaan dosen tidak tetap di UIN Raden Intan harus diusut dan dibongkar, dan dituntaskan.

Baca Juga  Ketua Lap@kk ,. kami Akan Lapor ke Dinas Pendidikan Dan Inspektorat Provinsi Lampung

“Bagaiaman mau menghasilkan mahasiswa berkualitas, kalau pengajarnya saja dihasilkan dari proses yang tidak jujur. Kita minta irjen kemenag RI segera turun dan bentuk tim, kalau memang tidak benar maka harus diulang,” pungkasnya.

Diketahui jumlah pelamar dosen tidak tetap UIN tahun 2021 mencapai 502 pelamar dan dinyatakan lolos berkas ada 72 nama. Mirisnya nama-nama yang lolos tersebut diduga merupakan titipan dan anak pejabat struktural di kampus tersebut.

Indikasi kecurangan sudah terlihat dari sejak seleksi awal karena seperti hanya formalitas. Bahkan seleksi berkas dan tes dilakukan secara kilat, melalui aplikasi zoom, dan hanya berlangsung tak sampai kebih dari menit.

“Tujuh menit, teman saya ada juga yang kurang dari 7 menit, dengan melibatkan tiga penguji,” ujar salahsatu sumber yang dikutip, Kamis 18 November 2021.

“Tes itu semua hanya formalitas karena beberapa nama yang diterima itu titipan pejabat UIN. Bahkan sumber ini mengungkap selain titipan pejabat UIN, ada juga anak bekas tukang cuci mobil pak Mukri (Rektor)

Berdasarkan informasi yang dihimpun nama-nama yang lolos merupakan titipan beberapa pejabat di UIN Raden Intan Lampung Diantaranya nama Nina Ayu Puspita Sari diduga anak dari Prof. M. Nasor guru besar UIN Raden Intan dan Ketua LP2M

Baca Juga  Proyek Pembangunan Kebun Raya Itera Di Duga Ancur-Ancuran ' GERAM Minta APH Segera Panggil Pimpinan PT. Kreasindo Putra Bangsa

Kemudian nama Abdul Latief Arung Arafah yang diduga merupakan anak Prof. DR. Hj. Siti Patimah, M.Pd., Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Nur Sofia anak dari Wakil Rektor Bidang I. Dr. Alamsyah, M.Ag.,

Kepala Sub Bagian Humas dan Informasi UIN Raden Intan Hayatul Islam mengatakan proses rekruitmen dosen bukan PNS di lingkungan UIN Raden Intan sudah dilakukan secara transparan dan pengujian oleh tim penguji.

“Proses rekruitmen tidak ada yang ditutup-tutupi, semua proses dilakukan transparan. Jikapun ada nama-nama itu yang lolos ada hubungan dengan pihak kampus UIN Raden Intan kebetulan dan mungkin hasilnya tesnya mereka bagus. Dan kita memang mencari orang-orang yang berkualiltas,” kata Hayat kepada awak media Kamis 18 November 2021.

Dia menjelaskan UIN Raden Intan terus berbenah, menuju ke arah yang lebih baik. “Yang jelas UIN Raden Intan terus berbenah menuju ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (Jl)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Di duga proyek di Dispora Kota Bandar Lampung di Korupsi, LSM L@PAKK unjuk rasa di kantor Kejati Lampung.

Hukum & Kriminal

Gamapela Meminta Penegak Hukum Usut Dugaan Praktik Pungutan liar di Dinas DPMPTSP Kabupaten Tanggamus

Hukum & Kriminal

Diduga Mantan Pengurus GP Ansor Pusat Atur Pengondisian Proyek Di kanwil kemenag, Forwakum Minta Usut Tuntas

Hukum & Kriminal

Dugaan korupsi Pekerjaan Infrastruktur Pembangunan Jalan Rigid Beton di kampus ITTERA Kabupaten Lampung Selatan,. GERAM Segera Lapor Ke KPK

Hukum & Kriminal

Rehab Pembangunan Gedung Akademik Fakulas Ushulludin UIN Raden Intan Lampung diduga Di Korupsi ! APH Di Minta Turun Kelapangan

Hukum & Kriminal

Ali Kuku Dikabarkan Di Periksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Danah Hibah Koni

Hukum & Kriminal

PT. Ciomas Adisatwa Diduga Mengabaikan Hak-Hak karyawan GERAM Minta Disnaker Beri Sangsi Tegas

Hukum & Kriminal

Diduga Bobrok Dalam sistem Kepngurusan, Sakral Minta APH Audit Anggaran Pengprov Tekwondo Lampung