BANDARLAMPUNG-(lintasindonesiaone.com) Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Lampung meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pengondisian pembangunan gedung balai nikah dan manasik haji KUA Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2021.
Pasalnya proyek pembangunan gedung balai nikah KUA, kecamatan Tanjung Bintang dengan nilai HPS sekitar Rp1,084 miliar yang dimenangkan CV. Salawase Duma tersebut terindikasi kuat ada unsur KKN, karena ada nama mantan pengurus GP Ansor pusat dan NU Lampung yang disebut-sebut sebagai pemilik proyek.
“Kita minta penegak hukum turun melakukan penyelidikan, karena dugaan kuat proyek itu ada unsur KKN,” Kata Ketua Forwakum, Aan Ansori, Jumat (9/7).
Menurut Aan unsur indikasi KKN bisa saja terjadi mengingat menteri agama saat ini merupakan mantan pengurus Ansor, dan bukan tidak mungkin proyek tersebut bisa saja terkondiskan
“Namanya dugaan bisa saja, soal pembuktian itu biarkan tugas penegak hukum, kita hanya menyampiakan indikasi berdasarkan temuan wartawan di lapangan,” pungkasnya.
Diketahui nama Solihin mantan Anggota KPU Provinsi Lampung juga mantan pengurus GP Ansor Pusat diduga kuat bermain proyek di kanwil kemenag Provinsi Lampung tahun anggaran 2021.
Dari penelusuran awak media, sejumlah proyek di kanwil Kemenag Lampung diduga dimiliki Solihin yang juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Jendral Pimpinan Pusat GP Ansor.
Pria yang akrab disapa Gus Coing diduga terlibat pembangunan gedung balai nikah dan manasik haji KUA Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2021
Proyek yang bersumber dari APBN dimenangkan CV. Salawase Duma diduga kuat menangnya perusahaan yang beralamat di Jl. P. Batam Raya No 02 Bandar Lampung ada campur tangan Solihin.
“Kalau proyek itu punya Solihin mantan anggota KPU Lampung. Itu bukan rahasia umum lagi dia juga ikut mengatur proyek kemenang di Lampung. Karena dia bekas pengurus NU Lampung dan GP Ansor,” kata salah satu sumber yang minta namanya dirahasiakan.
Dugaan keterlibataan Solihin dalam proyek pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di Tanjung BIntang diperkuat pengakuan pekerja yang ditemui wartawan di lokasi.
“Benar punya pak Coing, kalau dia jarang ke sini waktu itu pernah sekali aja,” ujar salah satu pekerja yang ditemui awak media di lokasi pembangunan di Jalan Budi Santoso Desa Jatibaru Tanjung Bintang Lampung Selatan, beberapa hari lalu.



