Home / Kabar Lampung

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:21 WIB

Keselamatan Jemaah Harga Mati, Pemkot Bandar Lampung Tunda Keberangkatan Umrah Akibat Konflik Timur Tengah

BANDAR LAMPUNG – Harapan ribuan calon jemaah umrah asal Kota Tapis Berseri untuk segera berangkat ke Tanah Suci harus tertunda. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung resmi menunda keberangkatan umrah menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko keamanan penerbangan sipil di kawasan terdampak konflik. Pemkot memilih bersikap preventif demi menjamin keselamatan warganya.

Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa keputusan ini murni demi melindungi keselamatan jemaah.

Baca Juga  Pembangunan Ruas Gedong Aji–Umbul Mesir Dimulai, Akses 30 Tahun Rusak Segera Terhubung

“Ini soal keadaan. Kalau kondisinya sudah aman, maka jemaah akan segera berangkat,” tegas Eva dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Ia memastikan penundaan ini bersifat sementara. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta memantau perkembangan situasi geopolitik setiap saat.

Menurutnya, ibadah harus dilaksanakan dengan rasa aman dan tenang, bukan dalam kondisi penuh kekhawatiran.

Sejumlah maskapai internasional menghindari wilayah udara Timur Tengah yang sedang bergejolak guna mencegah potensi insiden atau gangguan navigasi.

Eskalasi konflik berpotensi menyebabkan penutupan bandara secara mendadak, sehingga berisiko menimbulkan keterlambatan panjang bahkan pembatalan penerbangan.

Baca Juga  Ketua DPD KWRI Lampung Minta Dinas Terkait Menindak Tegas Ucapan Ujaran Kebencian Ketua APDESI Pringsewu

Kebijakan ini sejalan dengan imbauan pemerintah pusat agar keselamatan jemaah menjadi prioritas utama sebelum perjalanan ibadah dilaksanakan.

Meski mengecewakan, langkah ini dinilai sebagai keputusan paling bijak dalam situasi tidak menentu. Pemkot Bandar Lampung memastikan keberangkatan akan dijadwalkan ulang begitu kondisi kawasan Timur Tengah dinyatakan kondusif.

Bagi para calon jemaah, keselamatan adalah bagian dari ikhtiar dalam beribadah. Pemerintah menjanjikan “lampu hijau” akan segera diberikan begitu situasi keamanan memungkinkan.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Petugas BPBD Kehilangan Tiga Jari Saat Evakuasi Banjir, Wali Kota Eva Dwiana Beri Bantuan Rp15 Juta dan Hadiah Umroh

Kabar Lampung

Pendapatan Daerah Kota Bandar Lampung Diproyeksikan Naik Rp65 Miliar pada 2026

Kabar Lampung

Cegah Narkoba Sejak Dini, Polres Mesuji Gelar Sosialisasi bagi Pelajar SMK Muhammadiyah Simpang Pematang

Kabar Lampung

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Minta Perbaikan Tenaga dan Fasilitas Puskesmas

Kabar Lampung

Ketua KWRI Meminta APH , Inspektorat & Dinas PMD Lampung Selatan Selidiki Dugaan Penyimpangan Kades Sabah Balau

Kabar Lampung

92 Dapur MBG Bandar Lampung Kantongi Sertifikat Higiene, Keamanan Pangan Siswa Jadi Prioritas

Kabar Lampung

Komisi I DPRD Bandar Lampung Geram Manajemen Baru Karaoke Venos Absen dalam RDP

Kabar Lampung

Pengamat Doni Barata Ingatkan Panitia Tender Infrastruktur Jalan dan RS Unila Waspadai Mafia Proyek