Home / Kabar Lampung / Politik

Jumat, 6 Oktober 2023 - 10:14 WIB

Jadi Caleg DPR RI Lampung 2 Ida Jaya Punya Solusi dan Ide Cemerlang Bangun Desa Wirausaha

Bandarlampung (lintasindonesiaone.com) – Sosok wanita Calon Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan (dapil) Lampung 2, Ida Jaya menyebut desa-desa di Lampung punya potensi besar untuk menjadi desa Wirausaha.

Caleg DPR RI nomor urut 9 dari PAN mengatakan penataan ekonomi di wilayah pedesaan merupakan tindakan sangat penting yang harus dilaksanakan dengan cara mengoptimalkan potensi sumber daya desa.

Menurut alumnus Magister Manejemen UNILA 2002 ini, potensi desa wirausaha harus segera dioptimalisasi dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan Masyarakat desa. Sehingga  tujuan mencapai kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan bisa tercapai.

Langkah mencapai kesejahteraan itu kata dia melaui pemanfaat sumber daya alam pedesaan yang bisa dilakukan melalui dua pendekatan pertama dengan membangun kesadaran bersama masyarakat untuk melakukan perubahan yang berkelanjutan dengan tetap tidak merusak lingkungan.

“Yang Kedua melalui kebijakan pemerintah desa yang didukung oleh partisipasi masyarakat mencapai pembangunan yang sesuai dengan perencanaan terpadu,” tutur mantan Atlet sekaligus pelatih terbaik Softball Lampung ini, Jumat (6/10/2023).

Selama ini Menurut wanita kelahiran 7 Februari 1969, pemanfaatan SDA pedesaan seringkali bersifat eksploitatif dan berdampak negatif baik lingkungan dan masyarakat.

Maka dari itu kata dia, kedepan itu, diperlukan solusi alternatif memanfaatkan sumber daya alam pedesaan yang ramah lingkungan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

“Saya katakan salah satu solusi itu caranya dengan menghadirkan konsep desa wirausaha. Ini bisa menjadi solusi meningkatkan produktifitas ekonomi desa secara nyata,” tutur ibu tiga anak ini.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Akan Efiseinsi Anggaran Sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025

Ida Jaya menambahkan konsep desa wirausaha yakni bentuk desa yang terorganisir melaksanakan kegiatan kewirausahaan dengan melibatkan semua komponen desa.

Dia mengatakan akan banyak manfaat dari pengembangan konsep desa wirausaha ini. Diantaranya mengurangi kemiskinan, menghambat urbanisasi penduduk, menciptakan lapangan kerja di desa, melestarikan budaya tradisional.

“Dan tentunya juga pendapatan masyarakat desa meningkat, memicu inovasi dalam jenis usaha di desa, mengurangi kesenjangan antara desa dan kota, memperkenalkan dan mempromosikan desa lebih luas, dan dapat memanfaatkan sumber daya alam desa secara berkelanjutan dan sesuai,” tutur istri dari dari Bigjen Pol Purnawirawan M Ikhsan ini.

Ida jaya berharap konsep Desa Wirausaha ini nantinya akan ia kembangkan Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Tulang Bawang, dan Way Kanan, Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang Barat yang merupakan daerah pemilihan dalam pileg 2024 di dapil Lampung 2.

“Inhsa Allah pada waktunya nanti di daerah kabupaten-kabupaten itu kita coba kembangkan desa wirausaha. Menjadi desa yang mampu mengembangkan unit-unit usaha yang dikelola penduduk desa itu sendiri.

“Dan untuk mewujudkannya, penduduk desa perlu diberikan pendidikan, pelatihan, dan kesadaran dalam berwirausaha, serta perlu meningkatkan kualitas produk dan jasa, nilai tambah, dan daya saing produk mereka,” kata dia.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Alokasikan Bantuan untuk Instansi Vertikal

Selain itu dukungan strategis juga perlu diterapkan dalam pengembangan desa wirausaha, termasuk peningkatan kualitas peralatan produksi, pengembangan struktur organisasi usaha, peningkatan kapasitas aparat desa, transformasi desa wirausaha menjadi desa wisata, dan  adanya peningkatan kualitas infrastruktur,” paparnya panjang lebar.

Selain itu kata Ida Jaya keterlibatan lembaga ekonomi di tingkat desa, seperti UMKM, koperasi, dan BUMDes, memiliki peran penting yang harus aktif dilakukan.

Mereka lanjut dia dapat berperan membentuk ekosistem dan strategi bersama untuk memasarkan produk dan jasa yang dihasilkan oleh warga.

Kemudian juga perlu melibatkan lembaga-lembaga lain seperti perguruan tinggi, institusi keuangan, dan kerjasama program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diharapkan bisa berperan sebagai perantara dan pendamping kelompok usaha kecil dalam mengembangkan produk atau jasa yang memiliki daya saing.

“Mereka dapat memberikan bimbingan dalam manajemen keuangan usaha, yang sering menjadi masalah bagi usaha mikro dan kecil. Ini penting karena masalah utama yang dihadapi oleh usaha mikro dan kecil adalah kurangnya kemampuan dalam mengelola keuangan usaha mereka. Peran perbankan, sebagai lembaga keuangan yang profesional, juga penting dalam menyediakan akses kepada kredit usaha rakyat,” tutup wanita yang pernah menyandang gelar sebagai Wisudawan tercepat S.1 Unila tahun 1991 tersebut.  (*)

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Parade Budaya APEKSI di Medan, Bandar Lampung Tampilkan Semangat Keberagaman Nusantara

Kabar Lampung

Warga Keluhkan PT LDC, DPRD Kota Bandarlampung Desak Segera Tanggapi

Kabar Lampung

Eva Dwiana Hadiri Festival Karnaval Nusantara APEKSI XVIII di Medan

Kabar Lampung

Duh!!! Oknum Dosen UIN Lampung Digrebek Asik Ngamar Sama Mahasiswi

Kabar Lampung

BREAKING NEWS! Puluhan Wartawan di Lampung Gruduk Polresta, Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Pejabat

Kabar Lampung

Peduli Budaya Literasi, Polsek Way Serdang Bagikan Buku kepada Pelajar SMP Islam Miftahul Ulum

Kabar Lampung

Tidak Sesuai Izin, Pemkot Bandarlampung Segel Angel’s Wing

Kabar Lampung

DLH Bandar Lampung Perketat Pencegahan Kebakaran di TPA Bakung, Siapkan Sarana Penanganan Dini