Home / Kabar Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:36 WIB

Investasi Bandar Lampung Tembus Rp744,6 Miliar pada Triwulan I 2026, Sektor Jasa Jadi Penggerak Utama

BANDAR LAMPUNG – Aktivitas investasi di Kota Bandar Lampung menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Hingga triwulan pertama, nilai realisasi investasi di Kota Tapis Berseri tercatat mencapai Rp744,6 miliar, menunjukkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap potensi ekonomi daerah.

Dari total realisasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp530,4 miliar. Sementara investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp214,2 miliar.

Investasi asing yang masuk berasal dari sejumlah negara, dengan Singapura menjadi salah satu investor terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp195,3 miliar. Selain itu, kontribusi juga datang dari investor asal India, Malaysia, Jepang, dan Spanyol.

Baca Juga  Di Duga Buruk Dalam Pelayanan,. RS Hermina Di Panggil DPRD Kota Bandar Lampung

Dari sisi sektor usaha, bidang jasa menjadi penggerak utama investasi di Bandar Lampung dengan kontribusi mencapai 70,39 persen. Kondisi ini menggambarkan karakter kota sebagai pusat perdagangan, jasa, dan aktivitas ekonomi di Provinsi Lampung.

Beberapa subsektor yang mencatat nilai investasi tinggi antara lain:

  • Transportasi dan Komunikasi: Rp159,1 miliar, didorong oleh kebutuhan konektivitas dan mobilitas masyarakat.
  • Hotel dan Restoran: Rp154,8 miliar, sejalan dengan perkembangan sektor pariwisata dan aktivitas bisnis.
  • Jasa Lainnya: Rp140,6 miliar, yang menunjukkan pertumbuhan kebutuhan layanan perkotaan.
Baca Juga  Terungkap di Persidangan, YBIL Klaim Pembebasan Lahan 157 Hektare Dilakukan Atas Nama Yayasan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bandar Lampung, Febriana, mengatakan pertumbuhan investasi tersebut menjadi indikator positif bagi perkembangan ekonomi kota.

“Ini indikator positif. Bandar Lampung tetap menjadi tujuan investasi yang menarik karena mobilitas masyarakat yang terus tumbuh,” ujarnya.

Pertumbuhan investasi tersebut diharapkan memberikan dampak lanjutan terhadap perekonomian daerah, termasuk membuka peluang usaha baru dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Dengan dominasi sektor jasa dan meningkatnya kepercayaan investor, Bandar Lampung terus memperkuat posisinya sebagai pusat ekonomi dan perdagangan di wilayah Sumatra bagian selatan.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Bakal Bangun RS. Penyakit Dalam 10 Lantai di Bekas KIR Dishub

Kabar Lampung

SPMB 2026/2027 Bandar Lampung Utamakan Usia, SD dan SMP Gunakan Empat Jalur Penerimaan

Kabar Lampung

Ketua Umum Pandawa M Hatta ST secara simbolis Berikan Bantuan Matras dan Bodyprotector ke Kesenian Silat Sinar Pusaka

Kabar Lampung

RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Didorong Tingkatkan Kapasitas Layanan Kesehatan dan Fasilitas Medis

Kabar Lampung

Tuntut Pembebasan Wawan Kurniawan, Aliansi Lampung Bergerak Gelar Aksi Demo di Polda Lampung

Kabar Lampung

Tak Digubris Setahun, Eva Dwiana Akhirnya Tutup Akses Truk Semen di Bumi Waras

Kabar Lampung

Warga Tanjung Senang Apresiasi Gerak Cepat Pemkot Bandarlampung Bantu Korban Banjir

Kabar Lampung

Harga Telur Ayam di Pasar Tradisional Naik Hingga Rp29 Ribu