BANDAR LAMPUNG – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (1/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Pancasila ditegaskan bukan hanya sebagai simbol sejarah bangsa, tetapi juga sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika global.
Nilai persatuan, gotong royong, keadilan, dan kemanusiaan menjadi prinsip yang terus didorong agar diterapkan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, pemerintahan, ekonomi, dan ruang digital.
Dalam sambutan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibacakan pada upacara tersebut, disebutkan bahwa penguatan ideologi Pancasila menjadi salah satu bagian penting dalam agenda pembangunan nasional.
Kemajuan ekonomi dan teknologi dinilai harus berjalan seiring dengan penguatan karakter bangsa agar pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi juga menciptakan masyarakat yang berkeadilan dan berintegritas.
Di lingkungan pemerintahan, nilai-nilai Pancasila diwujudkan melalui pelayanan publik yang adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sementara di bidang ekonomi, penguatan UMKM, ekonomi kerakyatan, dan koperasi menjadi bagian dari upaya menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata.
Selain itu, masyarakat juga diajak menerapkan nilai Pancasila dalam penggunaan ruang digital dengan mengedepankan etika, toleransi, serta kemampuan menyaring informasi.
“Perangi hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi dengan literasi digital serta semangat gotong royong,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam peringatan tersebut.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap nilai-nilai kebangsaan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pedoman yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari demi memperkuat persatuan dan pembangunan daerah.







