Home / Kabar Lampung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Perkuat Ekonomi Berbasis Pariwisata melalui Pembangunan Infrastruktur Jalan

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal terus memperkuat strategi pembangunan ekonomi berbasis pariwisata (tourism-based economy) melalui percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menuju berbagai destinasi wisata unggulan.

Salah satu dampak nyata yang mulai dirasakan masyarakat adalah berkurangnya waktu tempuh dari Bandar Lampung menuju Teluk Kiluan dan Pantai Gigi Hiu. Perjalanan yang sebelumnya memerlukan waktu sekitar empat jam kini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2,5 jam, sehingga konektivitas kawasan wisata pesisir Lampung menjadi semakin baik.

Strategi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk membuka akses yang lebih luas menuju kawasan wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang jalur pesisir selatan.

Salah satu proyek prioritas adalah pelebaran ruas Jalan R.E. Martadinata Bandar Lampung hingga Lempasing–Padang Cermin sepanjang 5,888 kilometer. Ruas jalan tersebut merupakan pintu gerbang utama menuju kawasan wisata pesisir Kabupaten Pesawaran.

Selama ini, jalur tersebut menjadi salah satu titik kemacetan terpadat, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Dengan lebar jalan sebelumnya sekitar lima meter dan volume kendaraan yang mencapai sekitar 7.500 kendaraan setiap akhir pekan, arus lalu lintas kerap tersendat.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp96,3 miliar guna meningkatkan kapasitas jalan menjadi 14 meter. Pekerjaan meliputi pembangunan rigid pavement, sistem drainase, bahu jalan, serta berbagai fasilitas keselamatan lalu lintas.

Baca Juga  Kebakaran SPBU di Antasari Rugikan Hingga Rp25 Juta

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi strategis untuk memperkuat sektor pariwisata dan menggerakkan perekonomian daerah.

“Wilayah Bandar Lampung, Pesawaran, dan Lampung Selatan memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Karena itu akses menuju kawasan wisata harus diperkuat agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih cepat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mempercepat penanganan ruas Padang Cermin–Teluk Kiluan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dengan nilai kontrak mencapai Rp48,2 miliar.

Perbaikan difokuskan pada sejumlah titik prioritas yang selama ini mengalami kerusakan cukup berat dan menjadi hambatan mobilitas masyarakat maupun wisatawan.

Melalui program tersebut, tingkat kemantapan jalan ditargetkan meningkat dari 83,80 persen menjadi 96,85 persen, sehingga konektivitas antarwilayah pesisir semakin optimal.

Menurut Gubernur, konektivitas yang terintegrasi antara Pesawaran hingga Tanggamus akan membentuk koridor wisata pesisir yang memiliki daya saing tinggi.

“Jika jalur Pesawaran hingga Tanggamus tersambung dengan baik, maka akan terbentuk kawasan wisata pesisir yang terintegrasi dan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mulai membangun akses menuju Pantai Gigi Hiu melalui ruas Teluk Kiluan–Simpang Umbar.

Baca Juga  Ikut Meriahkan HUT RI 78, Ikmapal Gelar Lomba Bola Voly

Pantai Gigi Hiu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Lampung dengan formasi batu karang yang unik menyerupai gigi hiu serta panorama Samudra Hindia yang memukau. Namun selama ini keterbatasan akses jalan menjadi kendala utama bagi wisatawan.

Pada tahap awal, pembangunan dilakukan sepanjang 2,6 kilometer menggunakan konstruksi rigid pavement dengan dukungan anggaran sebesar Rp23,9 miliar.

Pemerintah Provinsi Lampung memandang pembangunan jalan sebagai fondasi utama dalam membentuk ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, pembangunan infrastruktur ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor perikanan, UMKM, ekonomi kreatif, investasi, kebudayaan, hingga memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan masyarakat.

“Percuma jika jalannya sudah bagus tetapi ekosistemnya tidak dibangun. Karena itu kami mendorong investasi, ekonomi kreatif, budaya, dan sektor pariwisata tumbuh secara bersamaan,” tegas Gubernur.

Peningkatan kualitas infrastruktur mendapat sambutan positif dari masyarakat. Akses yang semakin baik diyakini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperluas peluang usaha, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi warga di sepanjang kawasan pesisir.

Dengan semakin terhubungnya jalur Bandar Lampung–Teluk Kiluan–Pantai Gigi Hiu, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis kawasan pesisir akan berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan nasional yang mampu menggerakkan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Pohon Kedondong Hutan Tumbang di Bumi Waras, Satu Warga Luka Ringan

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Bidik Viper Bar, Dugaan Pelanggaran Izin Menguat

Kabar Lampung

Bosda Mulai Diterapkan, Siswa SMP Negeri Bandar Lampung Dapat Dukungan Biaya Pendidikan

Kabar Lampung

Citraland Lampung Bantah Tuduhan Pengurukan Liar, Tegaskan Seluruh Kegiatan Sesuai Perizinan

Kabar Lampung

DPRD Kota Bandarlampung Apresiasi Ketegasan Walikota Dalam Menutup Tempat Usaha Yang Bermasalah

Kabar Lampung

Eva Dwiana Serahkan Kursi Roda kepada Lansia di Kecamatan Panjang

Kabar Lampung

Kota Bandarlampung Tertinggi Daftar Pengangguran Terbanyak di Provinsi Lampung

Kabar Lampung

Mantan Kasat lantas Polresta dan Waka Polres Lambar Ditunjuk Jadi ketua PKP Lampung