Home / Kabar Lampung

Senin, 2 Maret 2026 - 22:10 WIB

DPRD Bandar Lampung Dorong Optimalisasi PAD dari Retribusi Disdag, Target Rp3,6 Miliar Tahun 2026

BANDAR LAMPUNG – Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor distribusi seiring meningkatnya kebutuhan belanja daerah.

Ketua Komisi II, Agusman Arief, mengatakan setiap sektor penyumbang PAD, termasuk retribusi dari Dinas Perdagangan (Disdag), wajib mengalami peningkatan secara proporsional setiap tahun.

“Kalau naik memang harus naik, karena kebutuhan belanja kita juga meningkat. Kalau justru turun, itu yang harus dipertanyakan,” ujar Agusman.

Target dan Strategi Peningkatan PAD

Target retribusi Disdag Kota Bandar Lampung untuk tahun anggaran 2026 ditetapkan Rp3,6 miliar. Agar tercapai, Agusman menekankan perlunya langkah konkret melalui ekstensifikasi, intensifikasi, dan pemanfaatan aset daerah secara optimal.

  • Ekstensifikasi: Menambah item retribusi baru.

  • Intensifikasi: Mengoptimalkan retribusi yang sudah ada agar tidak terjadi kebocoran.

  • Pemanfaatan Aset: Agusman menyoroti bahwa pemanfaatan aset daerah di bawah Disdag baru mencapai sekitar 70 persen, sehingga masih ada ruang untuk peningkatan penerimaan.

Baca Juga  Heti Friskatati Siap Pasang Badan Bela Hak Masyarakat Kelurahan Sumber Agung Kemiling

“Kalau baru 70 sampai 80 persen, kenapa tidak bisa ditingkatkan jadi 90 persen? Itu salah satu bentuk intensifikasi yang harus dikejar,” tegasnya.

Baca Juga  YBIL Bersama Kuasa Hukum Elza Syarief Akan Segera Lakukan Gugatan Terhadap PT Bumi Persada Langgeng

Fokus pada Aset dan Kinerja Petugas

Optimalisasi aset daerah menjadi kunci karena sektor Barang Milik Daerah (BMD) diproyeksikan menyumbang lebih dari Rp2 miliar dari target retribusi Disdag 2026. Selain itu, petugas pemungut retribusi juga diingatkan agar bekerja maksimal.

“Teman-teman di Dinas Perdagangan harus bekerja keras. Target sudah dipasang, maka harus dicapai dan direalisasikan seoptimal mungkin,” pungkas Agusman.

Agusman menekankan, PAD yang meningkat tidak hanya memenuhi kebutuhan belanja daerah, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Jalan Sehat HUT ke-344 Bandar Lampung Siapkan 200 Ribu Kupon, Hadiah Utama Rumah hingga Mobil

Kabar Lampung

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Pemetaan Potensi dan Arah Pembangunan Ekonomi Bandar Lampung

Kabar Lampung

Memanfaatkan Waktu Reses Politisi Gerindra Bantu Warga Terdampak Covid-19

Kabar Lampung

Damkarmat Bandarlampung Evakuasi 144 Kasus Penyelamatan Hewan Selama Periode Januari-16 Maret 2025

Kabar Lampung

Kirim 2 Siswa, Kepsek SMK PGRI 1 Semaka Optimis Raih Juara Olimpiade Tingkat Nasional

Kabar Lampung

Unit Reskrim Polsek Way Serdang Kembali Mengamankan Pelaku Pencurian Buah Kelapa Sawit di PT. BDPB

Kabar Lampung

Pelebaran Way Balau oleh MBK Tunggu Izin BBWS, Pemkot Pastikan Pengawasan Berjalan

Kabar Lampung

BPBD Kota Bandar Lampung Salurkan Air Bersih untuk Warga Sukamaju yang Mengalami Krisis Air