BANDAR LAMPUNG — Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, H. Widodo, bersama warga membangun pagar pengaman di Gang Bukit Sadar, Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak yang melintasi jalur gang tersebut.
Pembangunan pagar dilakukan secara swadaya sebagai respons atas sejumlah kejadian anak terjatuh saat melintasi jalan yang memiliki kondisi terjal.
Widodo mengatakan, pembangunan pagar tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan warga, khususnya anak-anak yang beraktivitas di lingkungan permukiman.
“Pembuatan pagar ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama terhadap keselamatan anak-anak. Di lokasi ini sudah beberapa kali terjadi anak terjatuh,” kata Widodo, Jumat (9/10/2026).
Pagar pengaman tersebut dibangun menggunakan rangka besi dan tiang beton berlapis paralon. Material itu digunakan untuk mendukung konstruksi pagar agar dapat berfungsi sebagai pengaman di sepanjang jalur yang dinilai berisiko.
Widodo menilai, upaya menciptakan lingkungan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi persoalan di lingkungan permukiman sesuai kebutuhan warga.
“Menjaga keamanan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Butuh kerja sama aktif semua pihak,” ujarnya.
Sebagai anggota DPRD yang juga berdomisili di lingkungan tersebut, Widodo mengaku melihat langsung pentingnya keberadaan pagar pengaman untuk mendukung keselamatan warga yang melintas, terutama anak-anak.
Ia berharap, semangat gotong royong terus dipertahankan agar berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat ditangani melalui kerja sama antara warga dan pihak terkait.
Warga menyambut baik pembangunan pagar tersebut. Keberadaan pagar diharapkan dapat mengurangi risiko anak terjatuh serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jalur gang itu.
Pembangunan pagar secara swadaya ini menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam meningkatkan keamanan lingkungan dan melindungi keselamatan anak-anak dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.








