BANDAR LAMPUNG-(lintasindonesiaone.com)-Dalam rangka memperingati HUT kota Bandar Lampung ke-340, Pemerintah Kota Bandar Lampung beserta jajaran Forkompinda dan DPRD Kota Bandar Lampung lakukan Rapat Paripurna istimewa di ruang sidang paripurna DPRD dengan tema “Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Untuk Membangkitkan Ekonomi Daerah Dengan Kolaborasi Multi Pihak” Senin (20/06).
Dalam rapat paripurna tersebut, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengajak semua lapisan masyarakat hingga forkopimda, untuk meningkatkan semangat juang pengabdiannya untuk kota Tapis Berseri.
“Bunda minta di momen HUT ke-340 kota Bandar Lampung ini untuk lebih memantapkan dan meningkatkan, serta memperkokoh tekad dan semangat juang pengabdian kita dalam pembangunan kota Bandar Lampung, agar lebih maju, modern dan sejajar dengan kota lainnya,” ungkapnya.
Eva juga menyampaikan, kota Bandar Lampung adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat, serta pemerintahan perdagangan, jasa dan industri.
“Saya mengingatkan pada warga masyarakat untuk menyamakan langkah visi dan persepsi, guna memajukan kesejahteraan kota Bandar Lampung yang kita cintai,” kata dia.
Ia berharap, di HUT ke-340 kali ini dapat dipermudah kedepannya dalam menghadapi hambatan dan tantangan.
“Kita juga mengucapkan terimakasih pada pemerintah provinsi serta anggota DPRD kota, dalam mendukung pembangunan kota Tapis Berseri ini,” ucapnya.
Sementara itu, Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Qudratul Ikhwan mewakili Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan, sebagai ibu kota Lampung ini dapat terus meningkatkan daya saing salah satunya melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Kota Bandar Lampung juga diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif mendorong terus tumbuhnya UMKM baru. Karena Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia sangat berpotensi untuk dijadikan pasar utama domestik dalam memasarkan produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM,” kata Qudratu
Lanjutnya, tidak hanya itu pemerintah daerah tentunya juga harus siap menghadapi era ekonomi digital, untuk mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan produktivitas UMKM partisipasinya.
“Sebagai ibukota dan wajah provinsi Lampung. Bandar Lampung tentu dihadapkan pada permasalahan dan tantangan yang lebih, dibanding kabupaten/kota lainnya. Lalu dalam perumusan tujuan, sasaran strategi, arah kebijakan dan program pembangunannya juga agar dapat disinergikan untuk mendukung implementasi 33 agenda kerja utama untuk mewujudkan Lampung Berjaya,” tandasnya.
Setelah acara paripurna, pemotongan tumpeng dilakukan oleh Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dengan potongan pertama diberikan pada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Qudratul Ikhwan.








