Home / Kabar Lampung

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:45 WIB

Dalam RDP Bersama DPRD, Dinas PPPA Bandar Lampung Beberkan Dampak Serius Kecanduan Gadget pada Anak

Komisi IV DPRD Bandar Lampung. Foto; Ist.

Komisi IV DPRD Bandar Lampung. Foto; Ist.

‎Bandar Lampung — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung menyoroti meningkatnya dampak penggunaan gadget terhadap perubahan perilaku dan karakter anak.
‎
‎Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD dan Dinas PPPA Kota Bandar Lampung yang berlangsung di ruang Komisi IV pada Selasa (24/2/2026).
‎
‎Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung, Maryamah, mengungkapkan pihaknya telah menerima sejumlah laporan mengenai anak yang mengalami ketergantungan gawai. Bahkan, empat anak dilaporkan mengalami dampak serius akibat kecanduan tersebut.
‎
‎“Kami menerima pengaduan dari orang tua yang sudah kewalahan mendidik anaknya. Bahkan ada yang sampai kabur dari rumah,” kata Maryamah.
‎
‎Ia menjelaskan, kecanduan gadget telah mengubah pola hidup anak. Waktu istirahat yang seharusnya digunakan untuk tidur justru dipakai untuk bermain game daring seperti Roblox hingga larut malam.
‎
‎Maryamah menekankan bahwa penggunaan teknologi pada dasarnya diperbolehkan selama disertai pengawasan dan pembatasan yang tegas dari orang tua.
‎
‎“Anak boleh menggunakan gadget, tetapi harus ada batas yang jelas, misalnya satu jam per hari. Kita menyayangi anak, namun jangan sampai lengah dan membiarkan tanpa kontrol,” ujarnya.
‎
‎Ia menambahkan, pada awal 2026 saja sudah ditemukan beberapa kasus yang menunjukkan gejala ketergantungan gadget pada anak. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi kesehatan mental serta perkembangan psikologis mereka.
‎
‎Sebagai upaya pencegahan, Dinas PPPA Kota Bandar Lampung akan menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Program ini menyasar guru, siswa, dan orang tua dengan fokus edukasi mengenai dampak penggunaan gadget secara berlebihan terhadap kondisi psikis anak.
‎
‎Maryamah juga menyoroti pola asuh sebagian orang tua muda yang kerap menjadikan tablet atau gadget sebagai sarana untuk menenangkan anak. Menurutnya, kebiasaan tersebut berisiko menimbulkan dampak jangka panjang pada perkembangan daya pikir dan kemampuan anak dalam menyerap informasi.
‎
‎“Pengaruh gadget sangat besar. Hal ini bisa memengaruhi pola pikir dan cara anak menerima informasi. Tanpa disadari, anak bisa menjadi lebih emosional atau bereaksi berlebihan,” jelasnya.
‎
‎Dinas PPPA berharap seluruh pihak, khususnya para orang tua di Kota Bandar Lampung, lebih bijak dalam mendampingi anak menggunakan teknologi.
‎
‎Pengawasan yang konsisten dan komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci agar anak tetap tumbuh sehat secara mental dan sosial di tengah pesatnya perkembangan digital.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Deal ‘ Pemkot Dan DPRD Sepakati 7 Perda Dalam Sidang Paripurna Kali Ini

Kabar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Tegaskan Anggaran Tetap Pro Rakyat

Kabar Lampung

DPRD Kota Bandarlampung Gelar Paripurna Terkait 6 Raperda

Kabar Lampung

Aliansi LSM Gamapela dan Forum Wartawan Peduli Sosial Berencana Gelar Baksos untuk Warga Tidak Mampu

Kabar Lampung

Tokoh Masyarakat Minta APH Segera Memeriksa Mantan Kades Fajar Baru Terkait Hilangnya Bantuan Kambing Dari Pemkab Mesuji

Kabar Lampung

Akui Kesalahan, Angels Wing Siap Rubah Konsep Usaha

Kabar Lampung

Bersama PJU, Kapolres Mesuji Hadiri Undangan Audiensi FKUB/MUI Kabupaten Mesuji

Kabar Lampung

Handitya Narapati SZP Sosialisasi Pedoman Ideologi Pancasila ke Masyarakat