Home / Kabar Lampung

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:21 WIB

Rencana Perumahan ASN Bandar Lampung Belum Masuk APBD 2026, DPRD Dorong Skema Kerja Sama Pihak Ketiga

BANDAR LAMPUNG – Rencana pembangunan perumahan khusus ASN di Kota Bandar Lampung ternyata belum masuk dalam APBD 2026, sebagaimana dikonfirmasi Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung, Agus Djumadi.

Dalam rapat evaluasi anggaran 2025 bersama Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Pekerjaan Umum, DPRD memastikan kesiapan perencanaan, tetapi belum ada alokasi pembiayaan untuk tahun mendatang.

“Pada saat evaluasi 2025 minggu lalu, kami sudah konfirmasi ke Perkim dan PU. Memang belum ada pembahasan secara detail, termasuk alokasi pembiayaan di 2026,” ujar Agus, Selasa, 24 Februari 2026.

Skema Alternatif: Kerja Sama Pihak Ketiga

Agus menilai jika perumahan ASN ingin direalisasikan segera, opsi paling memungkinkan adalah menggandeng pihak ketiga, seperti yang pernah diterapkan pada proyek perumahan non-APBD di Ragom Gawi melalui skema koperasi.

Baca Juga  DPRD Rekomendasi Pemkot Bandarlampung Tutup 6 Tempat Karaoke Yang Tidak Berizin

“Kalau memang tidak ada di APBD 2026 dan mau dilaksanakan sekarang, ya harus menggandeng pihak ketiga. Kami tetap mendukung program 3 juta rumah dari pusat sebagai bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan perumahan ASN harus menjadi role model kawasan percontohan, dengan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang memadai serta bebas risiko banjir.

“Kalau ini perumahan ASN, harus jadi percontohan. Fasum, fasosnya jelas, dan kalau bisa bebas banjir,” tegas Agus.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Strategi Penurunan Pengangguran Lewat Pelatihan Vokasi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Tetap Perhatikan Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Selain itu, Agus mengingatkan pemerintah kota agar tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menyoroti program bedah rumah dengan bantuan Rp20 juta yang dianggap belum cukup, karena masyarakat sering harus menambah biaya sendiri.

“Evaluasi saya setelah beberapa kali turun ke lapangan, bantuan Rp20 juta itu tidak cukup. Masyarakat harus nombok. Ini harus dipikirkan ulang,” pungkasnya.

Langkah DPRD ini diharapkan menjadi dorongan bagi Pemkot Bandar Lampung untuk menyusun strategi perumahan ASN yang realistis, berkelanjutan, dan tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat umum.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Bantu Pemkot Kurangi Volume Sampah di TPA, Yuni Karnelis Bentuk 100 kelompok Bank Sampah

Kabar Lampung

Gema Masyrakat Lokal Peringati HUT Yang Ke – 3

Kabar Lampung

HUT ke-340 Bandarlampung, Eva Dwiana Minta Tingkatkan Semangat Juang Pengabdian

Kabar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Lepas 1.159 Jemaah Calon Haji, Berikan Tali Asih dan Dukungan Operasional

Kabar Lampung

Tapping Box Ditetapkan Sebagai Alat Kontrol Pajak Hotel, DPRD Bandar Lampung Dorong Transparansi

Kabar Lampung

Jabat Ketua DPD KWRI Lampung Periode 2023-2027, Iqbal Putra Panglima Siap Ciptakan Iklim Jurnalisme yang Profesional, Independen dan Positif

Kabar Lampung

Gileee Anggaran Makan Minum TC Atlet KONI Diduga Jadi Bahan Bancakan Pengurus dan Tidak Ada Kontrak

Kabar Lampung

Tak Digubris Setahun, Eva Dwiana Akhirnya Tutup Akses Truk Semen di Bumi Waras