Home / Kabar Lampung

Minggu, 9 Januari 2022 - 18:21 WIB

Hearing warga Bersama LSM Gamapela Serta Pengembang Perumahan Indah Sejahtera Golf Resoden Berakhir Deadlck

Bandar Lampung-Rapat dengar pendapat (Hearing) antara masyarakat Kelurahan Sukarame Baru, Kecamatan Sukarame, bersama LSM Gamapela serta pengembang Perumahan Indah Sejahtera Golf Resident berakhir Deadlock.

Pasalnya, hearing bersama Komisi I DPRD Bandar Lampung terkait penutupan akses jalan warga oleh pengembang perumahan belum ada kesepakatan dan pihak perumahan pun belum memberikan akses jalan baru kepada warga.

Perwakilan Masyarakat dalam hal ini Ketua Gamapela, Toni Bakri menjelaskan, sengketa berawal dari pihak pengembang yang mematok dan menimbun jalan yang sudah ada sejak Tahun 2003 dan merupakan hibah dari pemilik tanah Siti Zulaiha.

Pada Tahun 2014, lahan hibah tersebut sudah dikuasai developer dan sertifikatnya dikeluarkan BPN pada Tahun 2016. Dasar ini juga membuat Perumahan Custer Golf Resident menutup jalan tersebut.

Baca Juga  Disnaker Provinsi Lampung Gelar Focus Group Discussion

“Penutupan jalan membuat 13 RT dan dua lingkungan harus memutar lebih jauh. Ribuan warga disebut membutuhkannya, terutama anak-anak ke sekolah,”katanya dalam hearing tersebut, Jumat (7/1).

Siti Zulaiha mengatakan, memang pada awal pendirian perumahan , pihak pengembang meminta tanah dirinya untuk dihibahkan sebagai akses jalan, namun dalam proses pengerjaan, tanah yang tadinya untuk akses jalan, lalu ditimbun oleh pihak perumahan.
“Saya sudah larang dan berhentikan, namun mereka (pengembang) terus menutup jalan itu sejak tahun 2016 sampai sekarang,”ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta agar pengembang segera membuka kembali akses jalan itu.
Hal sama disampaikan Pewakilan Gamapela menjelaksan, jalan yang ditutup oleh perumahan adalah akses jalan penting untuk masyarakat, Bahkan menjadi jalan ribuan siswa untuk menuju empat sekolahan. “Hal ini kan sangat menggangu kepentingan warga,”ungkapnya.

Baca Juga  Bangun Sportivitas Dalam Rektor Cup 2022 Sekalian Perkenalkan Fasilitas Kampus

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Bandar Lampung, Beni Mansyur mengatakan, memang dalam aspirasi warga di hearing ini adalah satu, yakni menginginkan agar pengembang membuka akses jalan bagi warga.

“Kalau uda ada kesepakatan seperti ini tinggal mengetuk hari pihak pengembang saja. Karena lahan akses jalan itu katanya sudah dibeli pengembang Karena dalam hal ini kami (DPRD) hanya sebagai pihak mediasi saja,”ujar Beni.

Direktur Perumahan Custer Golf Resident, Doni membantah jalan tersebut ditutup,hanya saja akses jalan itu menjadi milik perumahan.
“Karena kami buat juga kok jalan perumahan yang bisa tembus ke akses jalan warga bahkan jalan menuju pulau sabesi,”ungkapnya.(jl)

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Gandhi Liyorba Indra Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua APPMBGI Lampung

Kabar Lampung

Ekonomi Syariah Lampung Kian Menguat, Lasef 2026 Catat Komitmen Pembiayaan Rp230 Miliar

Kabar Lampung

Ketua KWRI Balam Soroti Praktik Monopoli Supplier Sembako pada Program BPNT di Lampung

Kabar Lampung

Tapping Box Ditetapkan Sebagai Alat Kontrol Pajak Hotel, DPRD Bandar Lampung Dorong Transparansi

Kabar Lampung

Akui Kesalahan, Angels Wing Siap Rubah Konsep Usaha

Kabar Lampung

Wooww Group PTPN Miliki Utang 43 Triliun Ke Perbankan

Kabar Lampung

Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung, Langkah Perkuat Sistem Merit dan Pelayanan Publik

Kabar Lampung

Persoalan PTSP , komisi 1 Ingin Semua Ini Cepat Selesai