Home / Kabar Lampung

Senin, 15 November 2021 - 15:53 WIB

Wooww Group PTPN Miliki Utang 43 Triliun Ke Perbankan

Bandar Lampung -(lintasindonesiaone.com)-PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) Group saat ini memiliki memiliki utang mencapai Rp 43 triliun ke perbankan.

Masing-masing PTPN tengah berupaya keras menyelesaikan proses utang tersebut, termasuk PTPN VII yang menaungi perkebunan di Provinsi Lampung, Sumatra Selatan, dan Bengkulu.

Sementara untuk bunga hutang memiliki kewajiban sebesar Rp 4 triliun setahun. Dan Rata-rata PTPN harus mencicil utang Rp 63 miliar sampai Rp75 miliar per bulan.

Hal itu disampaikan Direktur PTPN VII, Ryanto Wisnuardhy saat Gathering Pimpinan Perusahaan Pimpinan Redaksi, Wartawan Media Cetak dan Elektronik bersama PTPN VII, Senin (15/11/2021).

“Utang itu benar adanya. Tapi itu terjadi jauh sebelum manajemen sekarang pegang kendali perusahaan. Kami dapat amanah untuk selesaikan masalah ini,” ujarnya.

Terkait angsuran utang imbuhnya, PTPN memiliki enam program penyelesaian masalah tersebut. Pertama, rekstrukturisasi keuangan.

“Program ini bagaimana supaya utang 43 triliun bisa direstrukturisasi sehingga ada semacam kemudahan. Ini bersifat perpanjangan jangka waktu angsuran utang agar operasional bisa bernapas. Kami dapat perpanjangan hingga 8 tahun ke depan,” ujar Ryanto.

Sementara tahun ini PTPN VII memiliki keuntungan fantastis mencapai Rp 106 miliar.
Menurut Ryanto Wisnuardhy keuntungan tersebut membuat kondisi PTPN VIII semakin membaik.
Apalagi,menurut Ryanto, kondisi komoditi gula yang saat ini sedang giling dan harapannya terus meningkat.
Diakuinya bahwa keuntungan tahun lalu mencapai Rp 800 miliar.

Baca Juga  Silahtuhrahmi Kebangsaan Ke MUI, PKS Ingin Dapat Nasihat Dari Ulama

“Kita telah melakukan penghematan sekitar empat persen lebih dengan efesiensi ada program proses yang bisa kami hemat, ” kata Ryanto, saat acara media gathering

Penghematan tersebut mulai dari hal yang kecil yakni kalau dulu ada snack (makanan ringan) setiap rapatnya sekarang ditiadakan.

“Rapat di bawah 2 jam tidak ada snacknya dan ATK juga dikurangi karena era teknologi saat ini telah berubah,” katanya.

Hadir pada acara yang digelar informal itu. SEVP Business Support Okta Kurniawan, SEVP Operation 1 Budi Susilo, SEVP Operation II Dickt Tjahyono, Sekretaris Perusahaan Bambang Hartawan.

Kemudian Kepala Bagian SPI Ary Askari, Kepala Bagian SDM Hidayat, Kepala Bagian Pengadaan dan Umum Iynshar Ganda Saputra, dan Kepala Bagian Aset Support Bisnis Mohammad Nugraha.

“Terima kasih telah baik dalam memberitakan PTPN yang baik untuk wilayah kerja di Lampung, Sumsel dan Bengkulu, ” kata Ryanto

Dia menambahkan, lahan yang dikelola PTPN yang diokupasi oleh masyarakat merupakan tanah milik negara.

Dengan komoditi yang paling dominan yakni sawit, karet, tebu. Komoditi tersebut wilayahnya sangat lebar, dan ini yang paling dominan karena rentan konflik sosial.

Baca Juga  DPRD Minta BKD Segera Keluarkan SK PPPK Guru Bandar Lampung

Karena itu dia berharap media untuk tabayun untuk mendapatkan fakta yang sebenarnya terkait PTPN.

Memang sebelumnya PTPN merugi sebanyak Rp 43 triliun, termasuk PTPN VII.

“Sangat benar adanya kerugian tersebut dan itu jauh dari manajemen sebelumnya dan kami pengelola baru untuk menyelesaikan masalah ini, ” kata Ryanto

Tentunya dalam menyelesaikan persoalan tersebut pihaknya telah mempersiapkan beberapa program.

Di antaranya restrukturisasi keuangan terkait total utang Rp 43 triliun di semua PTPN seluruh Indonesia.

Lalu pelepasan aset tentunya harus melalui mekanisme sesuai UU yang berlaku, dan optimalisasi aset.

Terkait restrukturisasi SDM dan organisasi, saat ini yang memimpin hanya ada posisi direktur.

Secara umum sampai September secara keseluruhan PTPN seluruh Indonesia memiliki keutungan atau profit mencapai Rp 2,9 triliun, termasuk Lampung.

Ryanto mengatakan, tugasnya sebagai pimpinan anyar di PTPN VII ini masih banyak.

Keberlangsungan perusahaan yang penting dan akan membantu pemerintah sektor perekonomian secara khusus dimana memberi sumbangan.

“Dengan gathering media ini harapannya bisa memberikan pengawasan dan sehingga eksistensi PTPN VII bisa terus berlangsung,” pungkasnya. (RN )

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Usai Rapat Paripurna Dua Anggota Dewan Kota Bandar Lampung Hampir Adu Jotos

Kabar Lampung

Korpri Provinsi Lampung Gelar Ramadan Berbagi, Salurkan Bantuan Sembako Bagi ASN Golongan I dan II

Kabar Lampung

Santri Dukung Ganjar Beri Bantuan Renovasi Musala di Pelosok Lampung

Kabar Lampung

Kongkalikong anggaran makan minum jamuan tamu umum kota Balam

Kabar Lampung

Eva Dwiana Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026 Kategori Penggerak UMKM

Kabar Lampung

BDL Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung Siap Digelar, Ribuan Peserta Ramaikan Ajang Sportainment

Kabar Lampung

Jabat Sekda, Iwan Gunawan Siap Majukan Kota Bandarlampung

Kabar Lampung

Gamapela Dukung Provinsi Lampung Jadi Tuan Rumah PON XXII By Ony 18 Nov 2021, 15:42:27 WIB RUWA JURAI