Home / Kabar Lampung

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:18 WIB

Ratusan Siswa di Kemiling Diduga Keracunan Massal, DPRD Bandar Lampung Minta Program MBG Dihentikan Sementara

BANDAR LAMPUNG – Insiden memilukan menimpa ratusan siswa tingkat SD dan SMP di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Para siswa diduga mengalami keracunan massal usai menyantap paket makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (13/2/2026).

Menanggapi tragedi ini, Asroni Paslah ketua komisi IV dewan kota Bandarlampung menyatakan keprihatinan mendalam dan langsung mengambil langkah tegas.

Berdasarkan laporan awal Dinas Kesehatan, gejala yang dialami para korban meliputi diare akut dan gangguan pencernaan hebat. Tidak hanya siswa, sejumlah guru dan orang tua pun dilaporkan harus menjalani perawatan medis.

Empat Tuntutan Tegas Legislator

Menyikapi situasi darurat ini, Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung mengeluarkan empat poin desakan utama kepada pemerintah kota:

Baca Juga  Dalam RDP Bersama DPRD, Dinas PPPA Bandar Lampung Beberkan Dampak Serius Kecanduan Gadget pada Anak

Audit Laboratorium Segera: Mendesak Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan melakukan uji laboratorium menyeluruh terhadap sampel makanan untuk menemukan penyebab pasti kontaminasi.

Moratorium Program: Meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara hingga ada klarifikasi teknis yang terverifikasi.

Evaluasi Total SPPG: Menuntut evaluasi komprehensif terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bandar Lampung, khususnya terkait standar sanitasi, kualitas bahan baku, dan rantai distribusi.

Pengawasan Berlapis: Mengharuskan peningkatan koordinasi antarlembaga demi memperketat pengawasan gizi di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Kapolres Mesuji Mengecek Kesiapan Tempat Penyimpanan Logistik Pemilu 2024

“Program yang bertujuan baik tidak boleh tercoreng oleh kelalaian. Jika ada kesalahan, harus diperbaiki. Jika ada pelanggaran, harus ditindak!” tegas perwakilan Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung.

Prioritas Keselamatan Siswa
DPRD juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada wali murid agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat. Pihak legislatif menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog antara pemerintah daerah dan instansi teknis guna memastikan keamanan pangan di sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam terhadap penyedia jasa makanan terkait, sementara para korban terus mendapatkan pemantauan intensif dari tim medis setempat.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

5000 Penyandang Disabilitas Akan Mengikuti Jalan Sehat HUT ke-343 Kota Bandarlampung

Kabar Lampung

BPBD Bandar Lampung Bersihkan Drainase di Teluk Betung Utara, Cegah Potensi Genangan

Kabar Lampung

Anggota DPRD Bandar Lampung Wiwik Anggraini Soroti Degradasi Moral Generasi Muda

Kabar Lampung

Gubernur Lampung Dorong Mahasiswa Ambil Peran Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Kabar Lampung

Diduga Tak Berizin, Tambang Di Kecamatan Kemiling Masih Beroperasi

Kabar Lampung

DPRD Bandarlampung Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati HUT Ke-341 Kota Tapis Berseri

Kabar Lampung

Team Sepakbola Bandarlampung Targetkan Juara Porprov Lampung Tahun 2022

Kabar Lampung

HUT ke-62, Lampung Perkuat Fondasi Pembangunan Menuju Provinsi Berdaya Saing