Home / Kabar Lampung

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:19 WIB

DPRD Bandar Lampung Soroti Jalan Gelap di Tanjakan PJR, Tekankan Akuntabilitas Pajak PJU

BANDAR LAMPUNG – Minimnya penerangan jalan di tanjakan PJR, Jalan Ir. Sutami, memicu perhatian Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung terkait keselamatan warga dan penggunaan anggaran Pajak Penerangan Jalan (PJU).

Anggota Komisi III, Yuhadi, menegaskan kondisi gelap di jalur tersebut sangat berisiko, apalagi arus kendaraan berat seperti truk dan mobil angkutan barang cukup padat. Kondisi ini semakin kritis menjelang bulan Ramadan ketika aktivitas malam masyarakat meningkat.

“Jangan sampai rakyat Kota Bandar Lampung jadi korban karena malam hari gelap. Pemerintah harus punya langkah konkret,” tegas Yuhadi.

Baca Juga  Masuk Kategori Dukcapil Hebat, Kemendagri Ganjar Walikota Bandarlampung Penghargaan

Masalah Administrasi dan Serah Terima

Yuhadi menyoroti ketidakjelasan administrasi serah terima PJU antara Dinas PU dan Dinas Perhubungan. Menurutnya, masalah ini membuat penanganan penerangan jalan terhambat.

“Kalau memang sudah diserahkan ke Dishub, ya harus diserahterimakan secara resmi. Jangan PU sudah melepas, tapi administrasinya belum tuntas. Akhirnya Dishub terkendala,” jelasnya.

Akuntabilitas Pajak PJU

Anggota dewan ini juga menekankan bahwa masyarakat telah membayar pajak penerangan jalan setiap bulan melalui rekening listrik, namun masih banyak ruas jalan tetap gelap.

“Uang rakyat masuk ke kas daerah, nilainya miliaran rupiah. Tapi feedback-nya masih banyak jalan gelap. Pemerintah tidak boleh menarik pajak tanpa memberikan pelayanan maksimal,” ujar Yuhadi.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Aep Saripudin Apresiasi Prestasi Kafilah Kota Bandarlampung di MTQ ke 50

Langkah DPRD

Komisi III meminta Dishub segera melakukan:

  1. Verifikasi ruas jalan yang membutuhkan PJU.

  2. Evaluasi kondisi PJU yang ada.

  3. Inventarisasi jumlah titik gelap dan anggaran yang dibutuhkan untuk penerangan.

Yuhadi menegaskan DPRD akan terus mendorong pemerintah kota menyelesaikan persoalan administrasi dan teknis agar titik rawan kecelakaan seperti tanjakan PJR segera terang, demi keselamatan masyarakat dan akuntabilitas penggunaan pajak.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Disnaker Provinsi Lampung Gelar Focus Group Discussion

Kabar Lampung

Tak Ciut! SDN Pamulihan dan SMK Nurul Huda Hadapi LSM Trinusa di Pengadilan

Kabar Lampung

Meski Banyak Penolakan Musprov TI Lampung Tetap Dilaksankan Ada Apa ??

Kabar Lampung

Pulang Retreat, Eva Dwiana Langsung Bagikan Bantuan Untuk Korban Banjir

Kabar Lampung

Banjir Kepung Bandar Lampung, Aliansi Masyarakat Desak Evaluasi Kabid SDA Dinas PU: “Jangan Biarkan Wali Kota Berjuang Sendiri!”

Kabar Lampung

Ratusan Siswa di Kemiling Diduga Keracunan Massal, DPRD Bandar Lampung Minta Program MBG Dihentikan Sementara

Kabar Lampung

Bunda Eva Berangkatkan 7 Seniman Mural ke Tanah Suci

Kabar Lampung

Walikota Bandar Lampung Lantik 266 PPPK kota bandar Lampung tahap 1