Home / Kabar Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 21:33 WIB

DKP Bandar Lampung Siapkan Skema Baru Tata Retribusi Perikanan Jaga PAD

BANDAR LAMPUNG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bandar Lampung menyiapkan skema penataan sektor perikanan guna menjaga stabilitas Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kebijakan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan sistem retribusi tanpa membebani nelayan.

Langkah ini dilakukan setelah DKP menemukan masih banyak nelayan yang menjual hasil tangkapan langsung di tengah laut, bukan melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi penerimaan daerah sekaligus memengaruhi tata kelola perikanan.

Kepala DKP Kota Bandar Lampung Ricardo BNW mengatakan, pemerintah perlu memahami kondisi di lapangan sebelum mengambil kebijakan. Karena itu, pihaknya melakukan pendataan dan berdialog langsung dengan nelayan di sejumlah pangkalan.

Baca Juga  Terkait DuGaan Korupsi Pengondisian Proyek Plang Nama Sekolah Dasar Dan Menengah Sebesar 2,294 miliar Pejabat Setempat Bungkam

“Dari hasil penelusuran, penyebab utama nelayan menjual ikan di laut adalah faktor ekonomi. Banyak nelayan yang membutuhkan uang tunai dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sementara sistem TPI dinilai sebagian nelayan belum cukup efisien,” ujar Ricardo, Senin (8/6/2026).

Menurut Ricardo, langkah penindakan bukan menjadi solusi utama. Pemerintah, kata dia, perlu mencari keseimbangan antara menjaga keberlangsungan usaha nelayan dan mempertahankan penerimaan daerah.

DKP menyiapkan tiga langkah utama dalam penataan tersebut. Pertama, melakukan pembenahan TPI agar proses pelelangan lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian pembayaran kepada nelayan.

Kedua, berkoordinasi untuk menghadirkan dukungan terhadap kebutuhan operasional nelayan, termasuk upaya menekan biaya bahan bakar dan perbekalan agar nelayan tidak terlalu bergantung pada pinjaman dari pengepul.

Baca Juga  DPRD Bandar Lampung Bidik Viper Bar, Dugaan Pelanggaran Izin Menguat

Ketiga, menata kembali sistem retribusi perikanan agar tetap memberikan kontribusi terhadap kas daerah dengan mempertimbangkan kondisi nelayan kecil.

“Fokus kami adalah bagaimana nelayan tetap bisa melaut dengan tenang, sementara PAD juga tetap terjaga seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegas Ricardo.

Pemkot Bandar Lampung berharap pembenahan tata kelola TPI dan dukungan terhadap nelayan dapat memperkuat sektor perikanan daerah. Selain menjaga penerimaan daerah, langkah tersebut juga diharapkan memberikan kepastian usaha dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Deal ‘ Pemkot Dan DPRD Sepakati 7 Perda Dalam Sidang Paripurna Kali Ini

Kabar Lampung

Milad Ke-6 Tahun, Yayasan Asman’i Rahman Gelar Bhakti Sosial Donor Darah dan Khitanan

Kabar Lampung

Kapolres Mesuji Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Apel Pagi Mapolres Mesuji

Kabar Lampung

Semarak HUT Ke-78 Tahun Indonesia Merdeka, Tim Peduluran Angga Gelar Turnamen Sepakbola U45

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Evaluasi Pelaksanaan APBD 2025, Siapkan Prioritas APBD 2026

Kabar Lampung

Parade Budaya APEKSI di Medan, Bandar Lampung Tampilkan Semangat Keberagaman Nusantara

Kabar Lampung

Langgar Aturan, Pabrik Tapioka PT UMS Diduga Buang Limbah ke Kali dan Manipulasi Pajak

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Kebut 4 Raperda Inisiatif dan APBD 2027, Pansus Langsung Dibentuk