Home / Kabar Lampung

Senin, 23 Agustus 2021 - 20:33 WIB

Warga TBT Usulkan Pembangunan Jembatan dan Air Bersih Dalam Reses Fandhi Tjandra

BANDARLAMPUNG-(lintasindonesiaone.com)-Anggota DPRD Bandar Lampung, Fandi Tjandra lakukan Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kamis (19/8).

Dalam Reses tersebut terdapat beberapa warga yang memberi usulan terhadap Fandi Tjandra. Seperti halnya Warga Sinar Laut, Kota Karang yang tinggal di pinggiran pesisir atau di atas air laut, lagi-lagi mengusulkan akan jembatan yang merupakan akses lalu-lalang warga yang mendiami di daerah tersebut. Pasalnyaw, selain khawatir roboh diterpa air laut pasang, juga jembatan terbuat dari bambu sehingga licin jika kena air dan rentan tergelincir jika hujan turun.

Menurut Sarminah, salah seorang warga RT 07/LK 02 Kota Karang Raya, Teluk Betung Timur (TBT) jembatan yang panjang sekitar 50 meter tersebut sudah tidak layak karena bambu yang digunakan sudah banyak yang lapuk.

“Lihat saja lah pak, kayu dan bambunya sudah banyak yang ‘tepok’/lapuk, bahaya kalau anak-anak lewat apalagi kalau naik kendaraan, sering tergelincir, karena kan licin, makanya kami usul dengan pak Fandi Tjandra, supaya pemerintah bisa bangun jembatan kami ini,” ujar Sarminah.

Baca Juga  Masterplan Penanganan Banjir Bandar Lampung Ditargetkan Rampung 2026, Susun Strategi Jangka Panjang Pengendalian Air

Demikian juga dikatakan Agus, Ketua RT07/LK 02 Kota Karang Raya, TBT, warga dibantaran pesisir yang tinggal diatas air laut tersebut juga membutuhkan air bersih. Air dari PDAM sering mati dan jika hidup pun sangat kecil dan warga kekurangan air bersih.

“Kami ini kan air pam dari PDAM waktu program keluarga kurang mampu, dulu kami dibantu pak Fandi Tjandra juga masuk Pam ini, sekarang kami minta bantu gimana caranya kami ini ada air bersih,” ujar Ketua RT Agus yang diamini warga setempat, Susilawati.

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Fandi Tjandra menjawab, untuk usulan warga mengenai pembangunan jembatan, akan langsung dikonfirmasikan dengan Dinas PU setempat.

“Saya nanti akan coba bawa langsung ke Dinas PU, karena ini usulan saya sudah lama, memang saya juga maklum akan dana kas daerah yang tersedot untuk penanggulangan covid-19. Mudah-mudahan dengan saya tanya langsung ada jawaban yang menyejukkan, dan usulan jembatan di atas air laut ini sudah masuk dalam pokok pikiran dan usulan Fraksi PDI-Perjuangan,” kata Fandi Tjandra.

Baca Juga  PSEL Lampung Raya Jadi Tonggak Baru Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Bersih

Politisi PDI-Perjuangan ini mengatakan untuk air bersih pihaknya akan meminta PDAM agar ada solusi bagi warga.

“Nanti saya coba tanya PDAM kenapa sering mati airnya, dulu memang saya yang membantu pam masuk sini, dan alhamdulillah warga bisa menikmati air bersih, kalau sering mati ini kan pasti ada kendala, kita coba konfirmasikan apa masalahnya,” paparnya.

Nah, disinggung mengenai dampak pandemi covid-19 warga yang tinggal diatas air laut, hanya berdoa agar pandemi segera berlalu dan semua rakyat Indonesia sehat dan sejahtera.(jal)

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Terima Keluhan Disabilitas, Perda Dinilai Belum Berjalan

Kabar Lampung

Satbinmas Polres Mesuji Lakukan Sambang dan Binluh Kepada Pelajar SMPN 18 Mesuji

Kabar Lampung

Komis I DPRD Bandarlampung Pertanyakan Legal Standing PT. AMM

Kabar Lampung

Tokoh Masyarakat Minta APH Segera Memeriksa Mantan Kades Fajar Baru Terkait Hilangnya Bantuan Kambing Dari Pemkab Mesuji

Kabar Lampung

Eva Dwiana Soroti Pentingnya Kesejahteraan Warga dalam Pembangunan Kota Bandar Lampung

Kabar Lampung

Menjelang Munas HIPMI, Pandawa dan GML Lampung Ingatkan Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Kabar Lampung

Cegah Narkoba Sejak Dini, Polres Mesuji Gelar Sosialisasi bagi Pelajar SMK Muhammadiyah Simpang Pematang

Kabar Lampung

Ganjar Crivisaya Adakan Senam Zumba Bersama Masyarakat Kabupaten Lampung Selatan