BANDARLAMPUNG- (lintasindonesiaOne.com)-Anggota DPRD dan 225 orang Staf DPRD Kota Bandarlampung beserta awak media (Balam) lakukan suntik vaksin Covid-19 secara langsung oleh Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. di ruang Paripurna DPRD setempat, Rabu (10/3).
Pemberian Vaksin yang dimulai pukul 08.00 s/d 13.00 Wib, dilakukan secara bergantian, satu persatu yang dilakukan oleh 12 orang petugas yang berasal dari Dinas Kesehatan Kota Balam.

Sebelum diberi Vaksin, masing-masing staff, terlebih dahulu ditest kesehatannya berupa pengecekan Screening, Vaksin dan Observasi tubuh. dan pengecekan tensi darah.
Dijelaskan Kepala Puskes rawat inap wayhalim 2 Balam, Ida Fitriyani, Ada 4 tahapan pemberian vaksin.

“Proses tahapan bagi orang yang diberi vaksin saat ini, pertama, setelah didata namanya, lalu, discreening untuk dicek kesehatan tubuhnya sebagai tahapan kedua. Setelah semuanya dilakukan, baru masuk ke tahap tiga, divaksin” Papar Ida.
Ditambahkan Ida, ukuran darah yang bisa divaksin adalah 110/180 dan tahapan terakhir bagi yang sudah divaksin, adalah Observasi.
Observasi atau tahapan ke empat. Merupakan limit waktu menunggu reaksi vaksin yang diberikan.
“Kurang lebih 30 menit. Bagi yang divaksin. Ada atau tidaknya reaksi vaksin didalam tubuh. Dan tahapan ini yang disebut observasi” urai Ida menjelaskan.
Diwaktu yang bersamaan, salah seorang Anggota Legislatif yang ikut divaksin, Ilham Alawi selaku Sekretaris Komisi 3 dewan Balam menambahkan, dirinya sangat antusias dalam pemberian vaksin.
“Saya sangat mendukung upaya pemerintah dalam mengentaskan persoalan pandemi Covid 19. Mudah-mudahan ini terus berlanjut secara merata. Agar, Indonesia terbebas dari Covid-19,” tegasnya.
Tak hanya Anggota DPRD dan Staf DPRD Kota Bandar Lampung yang di suntik vaksin, terdapat beberapa Jurnalis juga yang dilakukan Suntik Vaksin.
Seperti terdapat Pimpinan Redaksi Media Harian LintasindinesiaOne, M Yunizar (ijal) ikut juga dalam acara tersebut.
Menurut yunizar pemberian vaksin ini sangat penting bagi awak media, karna awak media berhadapan langsung dengan banyak orang , sehingga dengan di lakukan vaksin ini awak media bisa sedikit terhindar dari tertularnya vitus covid-19.






