Home / Kabar Lampung

Selasa, 1 September 2026 - 20:47 WIB

Viper Cafe Bagikan 112 Paket Sembako kepada Warga Sukaraja Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Viper Bar and Resto kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar dengan membagikan 112 paket sembako kepada warga RT 17 dan RT 18, Kelurahan Sukaraja, Bandar Lampung.

Program pembagian sembako tersebut dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian Viper terhadap masyarakat di sekitar lokasi usaha yang berada di Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung.

Setiap paket sembako yang dibagikan berisi 5 kilogram beras dan minyak goreng. Selain bantuan pangan, Viper juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar lokasi usaha sebagai bagian dari kontribusinya terhadap lingkungan sekitar.

Legal Officer Viper, Puja Suut, mengatakan pembagian sembako merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap keberadaan Viper di Kota Bandar Lampung.

“Ini bukti kepedulian kita kepada masyarakat. Atas dukungan warga, Alhamdulillah Viper dapat dengan nyaman berinvestasi di Kota Bandar Lampung,” ujar Puja, Senin (1/9/2026).

Baca Juga  Terkuak Dalam Paripurna BPK RI menemukan kebocoran anggaran atau lebih bayar sekitar Rp5,1 miliar Oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung

Menurut Puja, keberadaan sebuah usaha tidak hanya berorientasi pada kegiatan bisnis, tetapi juga perlu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

“Kita di sini buka usaha ingin baik, tenang, dan nyaman. Kalau bisa memberikan hal-hal yang mensupport masyarakat sekitar, kenapa tidak? Alhamdulillah masyarakat di sini dapat terbantu,” katanya.

Ia menjelaskan, selain menyalurkan bantuan sembako, Viper juga berupaya menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi warga.

“Selain kami menjaring tenaga kerja dari sekitar, kami juga berupaya memberikan bantuan dalam bentuk sembako,” ujar Puja.

Puja memastikan program pembagian sembako kepada warga RT 17 dan RT 18 Sukaraja akan terus dilakukan secara berkala. Pihaknya juga membuka ruang bagi warga yang memenuhi kriteria penerima tetapi belum terdata.

Baca Juga  DPRD Bandar Lampung Soroti Jalan Gelap di Tanjakan PJR, Tekankan Akuntabilitas Pajak PJU

“Kegiatan ini akan terus kami laksanakan. Setiap keluhan masyarakat akan kami tampung dan segera kami tindak lanjuti. Jika ada warga asli Sukaraja RT 17 dan 18 yang belum terdaftar dan berhak menerima, kami siap menambah jumlah paket sembako,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan masyarakat sekitar, Deni (38), mengapresiasi kepedulian Viper terhadap warga di lingkungan sekitar.

Menurut Deni, keberadaan Viper tidak hanya memberikan manfaat melalui kesempatan kerja, tetapi juga bantuan kebutuhan pokok yang diterima masyarakat secara rutin.

“Alhamdulillah ada yang mau ingat dengan masyarakat. Tidak hanya berdiri saja, namun masyarakat sekitar juga diberikan fasilitas. Selain diberi pekerjaan, kami juga difasilitasi sembako tiap bulannya,” kata Deni.

Program tersebut diharapkan dapat terus berjalan dan menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang baik antara pelaku usaha dan masyarakat di lingkungan sekitar.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

580 Warga Bandar Lampung Ikuti Program Umrah, Pemkot Berikan Pembinaan Sebelum Keberangkatan

Kabar Lampung

Pembangunan Ruas Gedong Aji–Umbul Mesir Dimulai, Akses 30 Tahun Rusak Segera Terhubung

Kabar Lampung

Eva Dwiana Sapa Warga Enggal, Salurkan Bantuan Alat Disabilitas dan Dukung UMKM Lokal

Kabar Lampung

Wali Kota Bandar Lampung Dukung UMKM dengan Memborong Produk Lokal di Color Run

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Soroti Infrastruktur Way Kandis–Fajar Baru, Pembangunan Permanen Didorong

Kabar Lampung

Ratusan Siswa di Kemiling Diduga Keracunan Massal, DPRD Bandar Lampung Minta Program MBG Dihentikan Sementara

Kabar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Melalui Kehadiran di Momen Kebahagiaan Warga

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Ingatkan Risiko Krisis Drainase, PKS Minta Pemkot Susun Masterplan Banjir