BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan pembongkaran plat deker pada saluran drainase di Jalan R.E. Martadinata, Kecamatan Telukbetung Timur, setelah ditemukan kondisi ambles yang menghambat aliran air. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi genangan dan memperlancar sistem drainase di kawasan tersebut.
Pembongkaran dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Bandar Lampung terkait percepatan penanganan infrastruktur drainase di sejumlah titik rawan genangan.
Camat Telukbetung Timur Bambang mengatakan, kondisi plat deker yang mengalami kerusakan menyebabkan aliran air menuju sungai tidak berjalan optimal.
“Sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung terkait pembenahan dan perbaikan drainase, kami melakukan pembongkaran plat deker yang amblas karena menghambat arus air menuju sungai,” ujar Bambang.
Menurut dia, sebelum pembongkaran dilakukan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Kota Bandar Lampung untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur.
“Setelah dilakukan pembongkaran, aliran air sudah dapat berjalan lebih normal,” katanya.
Bambang menjelaskan, sebelumnya air hanya mengalir melalui satu jalur menuju kawasan Gunung Pala. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperbesar risiko genangan ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Dengan dibongkarnya plat deker ini, aliran air dapat terbagi ke dua jalur sehingga diharapkan lebih lancar saat hujan,” jelasnya.
Selain pembongkaran plat deker, Tim Satgas Kota Bandar Lampung juga melakukan normalisasi drainase di sepanjang Jalan R.E. Martadinata. Pembersihan dilakukan untuk mengangkat sedimentasi yang menyebabkan penyumbatan saluran.
Anthony Irawan dari Tim Satgas Kota Bandar Lampung mengatakan, normalisasi dilakukan sepanjang kurang lebih 300 meter, mulai dari Jembatan R.E. Martadinata hingga kawasan permukiman dan tempat usaha warga.
“Saluran yang dibersihkan mengalami penyumbatan akibat sedimentasi sehingga perlu dinormalisasi agar aliran air kembali lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan normalisasi drainase telah dilakukan di sejumlah wilayah kecamatan di Kota Bandar Lampung sebagai upaya mengantisipasi banjir dan genangan.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap perbaikan infrastruktur drainase yang dilakukan secara bertahap dapat meningkatkan fungsi saluran air serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama saat musim hujan.











