Home / Kabar Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:12 WIB

Menjelang Munas HIPMI, Pandawa dan GML Lampung Ingatkan Semua Pihak Jaga Kondusivitas

BANDAR LAMPUNG – Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Munas HIPMI yang akan digelar 10–11 Juni 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung memicu polemik. Isu liar muncul setelah kabar salah satu calon ketua umum caketum datang membawa massa yang diduga preman.

Menanggapi situasi itu, Ketua Pandawa Provinsi Lampung Muhamad Hatta dan Panglima GML Indonesia Lampung Arif Gunawan kompak angkat suara. Keduanya mendukung Munas digelar di Lampung, tapi dengan satu syarat mutlak: jaga kondusivitas.

Muhamad Hatta menegaskan dukungannya untuk Munas HIPMI di Bumi Lampung. Namun ia berpesan keras kepada seluruh caketum.

Baca Juga  Walikota Balam Resmikan tempat Pendidikan dan Pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Remaja Anti Narkoba, Anti Kekerasan, dan Anti Judi Online

“Saya mendukung Munas HIPMI di Bandar Lampung, silahkan saja asalkan jangan membuat gaduh di Bumi Lampung ini,” ujar Hatta.

Ia meminta semua pihak menjunjung tinggi kearifan lokal. “Serta junjung tinggi kearifan lokal dan jangan mengotori Bumi Lampung,” tegasnya.

Senada dengan Pandawa, Panglima GML Provinsi Lampung Arif Gunawan menyatakan kesiapan ormasnya mengawal keamanan selama Munas berlangsung.

“Saya dan rekan-rekan mendukung acara Munas HIPMI di Kota Bandar Lampung dan kami siap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Bandar Lampung selama Munas berlangsung,” kata Arif.

Pesan Arif lebih tegas. Ia menyebut akan menghimpun seluruh pasukan ormas di Lampung untuk bergerak jika ada oknum yang coba membuat kerusuhan.

Baca Juga  Bandar Lampung Pecahkan Rekor MURI Lewat Jalan Sehat Disabilitas Terbanyak*

“Kami akan bertindak tegas apabila ada oknum yang berpotensi membuat kegaduhan masyarakat Lampung selama acara berlangsung,” ujarnya.

Arif menutup pernyataannya dengan kalimat keras. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengatasnamakan premanisme di Lampung.

“Ini Bumi Lampung,Jangan sok jago mengatasnamakan preman, Jangan bikin gaduh di bumi Lampung,” tutur Bang Gun, sapaan akrabnya.

Munas HIPMI diharapkan jadi ajang adu gagasan pengusaha muda, bukan adu massa. Tegasnya, Lampung welcome investor dan acara nasional, asal tetap adem dan tertib.(rls)

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Terbitnya WIUP 2 Perusahaan Tambang di Kabupaten Pringsewu Diduga Ada Penyalahgunaan Wewenang Pejabat Pemrov

Kabar Lampung

Petugas BPBD Kehilangan Tiga Jari Saat Evakuasi Banjir, Wali Kota Eva Dwiana Beri Bantuan Rp15 Juta dan Hadiah Umroh

Kabar Lampung

Kota Bandar Lampung resmi mencatatkan namanya dalam Rekor MURI atas pembuatan sekubal — makanan khas Lampung terpanjang dan terbesar di dunia.

Kabar Lampung

Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Terima Aspirasi Forum Suara Masyarakat Lampung

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Tegaskan Rekomendasi LKPJ Wali Kota 2025 dalam Sidang Paripurna

Kabar Lampung

Wali Kota Bandarlampung Sampaikan Raperda Laporan Pelaksanaan APBD 2024 di Rapat Paripurna DPRD

Kabar Lampung

Pandawa Lampung Siap Dukung Bhakti Sosial Bagi Masyarakat dan Agama

Kabar Lampung

Pasca Banjir Bandang, Dinas PU Bandar Lampung Prioritaskan Perbaikan di 4 Lokasi Titik Terparah