Bandarlampung (lintasindonesiaone.com) – Tercatat sebanyak 15 kebakaran terjadi di Kota Bandarlampung periode Januari 2023. Kebakaran tersebut, didominasi oleh rumah penduduk yang disebabkan oleh kelalaian pemiliknya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung, Sutarno, saat ditemui di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPRD) setempat, Rabu (8/2/2023).
“Sampai dengan saat ini terutama di Januari 2023 sudah ada 15 kali terjadi kebarakan, yang didominasi rumah penduduk dan sisanya ada bangunan industri kemudian lahan, lalu kendaraan,” ujar Sutarno.
Dari kejadian kebakaran tersebut kata Sutarno, yang paling besar di 2023 ini ada terjadi di Tanjungkarang Pusat yang menghanguskan satu rumah namun menghabiskan seluruh barang yang ada didalamnya.
“Tapi kalau daerah yang paling banyak kebakaran itu ada di Tanjungkarang Pusat dan Sukabumi,” jelas Sutarno.
Ia mengungkapkan, faktor terjadinya kebakaran sendiri terbagi menjadi tiga, pertama faktor manusia, lalu faktor alam dan terakhir karena hewan peliharaan yang tanpa mengawasan maka berpotensi menimbulkan kebakaran akibat terdapat sumber api di sekitar rumah.
“Tapi kalau kebakarannya di rumah penduduk, ini kebanyakan adalah dari faktor kelalaian manusia nya sendiri,” ungkap Sutarno.
Oleh karenanya ia menghimbau kepada masyarakat, jika keluar rumah pastikan peralatan yang ada didalam yang dapat mengakibatkan kebakaran, seperti kompor listrik, TV sebaiknya dicabut, kipas angin juga begitu.
“Setelah memastikan semua aman. Kemudian penting juga di rumah itu selalu gunakan peralatan listrik yang SNI,” terang Sutarno.
Jika terjadi kebakaran tambahnya, maka masyarakat segera menghubungi pihaknya pemadam kebaran di 0721252741.
“Kami akan siap dan langsung meluncur kelokasi. Karena kita selalu siaga dua puluh empat jam melayani masyarakat,” tandas Sutarno. (ido)








