Home / Kabar Lampung

Selasa, 8 November 2022 - 16:47 WIB

Yayasan Anugerah Residivist Lampung , Ajak Jaga Ke Amanan Saat Nataru

Bandar Lampung, (Lintasindonesiaone.com),. Agar suasana menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 atau Nataru aman dan kondusif. Terutama, Lampung yang merupahkan pintu gerbang pulau Jawa dan Sumatera, untuk itu, Ketua Yayasan Anugerah Residivist Lampung, Fanny Wijaya, mengajak kepada masyarakat Lampung dan khususnya para mantan pelaku kejahatan dan resedivis untuk turut serta menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif tanpa senjata api rakitan

Fanny yang merupakan mantan residivis serta pembuat senjata rakitan meminta para mantan pelaku kejahatan untuk dapat menjaga situasi kondusif, agar semuanya dapat beraktifitas dengan aman dan bebas dari pelaku kejahatan.

Baca Juga  Jalan Sehat HUT ke-344 Bandar Lampung Siapkan 200 Ribu Kupon, Hadiah Utama Rumah hingga Mobil

Fanny yang saat ini telah memulai berwirausaha kerangka bunga dengan ini mengajak seluruh komponen masyarakat Lampung, untuk menjaga situasi yang kondusif dan aman terutama pada saat menghadapi Nataru.

“Untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dengan mengedepankan semangat 4 Pilar Kebangsaan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat,” kata dia, saat diwawancarai, Selasa (8/11/2022)

“Kami juga siap mencegah dan mengimbau agar tidak terjadi konflik di Provinsi Lampung dalam menjelang Nataru 2022/2023, demikian juga pencegahan adanya peredaran senjata api rakitan,” pungkasnya.

“Kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggunakan, memiliki dan menyimpan senjata api ilegal karena itu adalah melanggar hukum UU darurat No 12 tahun 1951,” tegas Fanny

Baca Juga  DPRD Bandar Lampung Ingatkan Risiko Krisis Drainase, PKS Minta Pemkot Susun Masterplan Banjir

“Mari kita tetap bersama-sama untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah masing-masing,” tambah Fanny.

Apalagi kepada para narapida atau pelaku kejahatan yang msh usia produktif dan msh menjalani hukuman perlu dipikirkan masa depannya untuk memperoleh adanya keterampilan. Hal ini ia buktikan dengan memberikan pelatihan pembukaan dan pengenalan pelatihan merangkai bunga.

“Hal itu nantinya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga, setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat sudah memiliki bekal sehingga tidak ada alasan lagi untuk melakukan pengulangan tindak pidana,” demikian kata Fanny.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Lawan Perang Sarung: Duet Maut Walikota & Kapolresta Bandar Lampung Siagakan Tim Satgas Khusus!

Kabar Lampung

Periode Januari 2023, Sebanyak 15 Kebakaran Terjadi di Kota Bandarlampung

Kabar Lampung

Rakernas XVIII APEKSI Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Pembangunan Kota Berkelanjutan

Kabar Lampung

Izin Bermasalah, Thanos KTV dan Mocking Bird Ditutup Sementara

Kabar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Tiska

Kabar Lampung

Pembangunan Ruas Gedong Aji–Umbul Mesir Dimulai, Akses 30 Tahun Rusak Segera Terhubung

Kabar Lampung

Musrenbang RKPD Lampung Selatan 2027, Wagub Jihan Nurlela Dorong Keselarasan Program Daerah dengan Kebijakan Provinsi dan Nasional

Kabar Lampung

Asik Judi Sabung Ayam, 7 Pelaku Diamankan Tekab 308 Polres Mesuji Bersama Unit Reskrim Polsek Way Serdang