Home / Kabar Lampung

Selasa, 15 Maret 2022 - 13:17 WIB

Rapat Paripurna Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Air Minum Way Rilau

Bandra Lampung-(lintasindonesiaone.com)-Ketua DPRD Kota Bandar Lampung
H. WIYADI, SP. MM
Menggelar Rapat Paripurna Bersama Anggota DPRD dan di hadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dan Wakil Wali kota Bandar Lampung Deddy Amarullah senin 14/3/22

Dengan Agenda sebagai berikut
Paripurna Pembicaraan Tingkat II Penyampaian Laporan Pansus dan Pengambilan Keputusan terhadap Raperda tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Air Minum Way Rilau menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Way Rilau.

Baca Juga  Wamendagri Bima Arya Apresiasi Mal Pelayanan Publik Kota Bandarlampung

Raperda tentang Pengelolahan usaha mikro, raperda tentang Penyelenggaraan Perizinian Perusaha di daerah, raperda tentang Rencana Induk Pembangunan kepariwisataan daerah tahun 2022-2025 dan raperda tentang sistem drainase.
Rapat Paripurna dilaksanakan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung .

Baca Juga  Pemdes Adimulyo Bangun Peningkatan Jalan Base C dari Dana Desa (DD) Tahun 2023

Turut hadir, Wakil Ketua I Aderly Imelia Sari, ST. MT, Wakil Ketua II, Aep Saripudin, SP dan Wakil Ketua III, H. Edison Hadjar, SE

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Banjir Kepung Bandar Lampung, Aliansi Masyarakat Desak Evaluasi Kabid SDA Dinas PU: “Jangan Biarkan Wali Kota Berjuang Sendiri!”

Kabar Lampung

Disperkim Bandarlampung Target PBG Sebesar Rp14 Miliar

Kabar Lampung

Walikota Bandar Lampung Resmi Buka Bandar Lampung Expo 2025

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Bahas 4 Raperda Strategis 2026, Dari Wawasan Kebangsaan Hingga Perlindungan Guru

Kabar Lampung

Periode Januari 2023, Sebanyak 15 Kebakaran Terjadi di Kota Bandarlampung

Kabar Lampung

Diduga Kuat Kabel Optik Picu Kebakaran, Provider Nusanet Klaim Bukan Dari Pihak Mereka

Kabar Lampung

Agus Purwanto,. Minta Pemerintah Kota Balam Kaji Ulang Peraturan Jam Oprasional Usaha

Kabar Lampung

Pendapatan Daerah Kota Bandar Lampung Diproyeksikan Naik Rp65 Miliar pada 2026