Lampung Selatan (lintasindonesiaone.com) – Para Dosen dari Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah, di antaranya Yanto, M.Hum., M.IP, Misroni, M.Hum, Sely Yoanda, M.P dan beberapa dosen lainnya, mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pesantren Terpadu Ushuluddin dan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Lampung Selatan.
Kegiatan yang digelar pada tanggal 15 hingga 17 Juni 2023 tersebut bertujuan untuk membantu Perpustakaan Ponpes Terpadu Ushuluddin dan Ponpes Darussalam Lampung Selatan, dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan sumber-sumber buku elektronik yang tersedia secara gratis di internet.
“PKM ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menyediakan bahan bacaan yang cocok untuk santri”, Ucap Misron kepada media saat dihubungi via telpon, Jumat (7/7/2023).
Misroni mengatakan, dalam era digital, buku elektronik (e-book) telah menjadi sumber pengetahuan yang sangat luas dan mudah diakses melalui internet. Namun, perpustakaan ponpes sering menghadapi tantangan dalam memanfaatkan sumber daya tersebut secara maksimal.
“Oleh karena itu, kehadiran Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan ini memberikan bantuan dalam mengoptimalkan pemanfaatan buku elektronik gratis yang ada di internet”, Jelas Misroni.
Dalam kegiatan PKM tersebut, dosen bersama dengan pihak perpustakaan pondok pesantren bekerja sama untuk mengidentifikasi sumber-sumber buku elektronik yang relevan dan berkualitas tinggi di internet.
“Mereka melakukan seleksi dan kurasi terhadap buku-buku tersebut agar sesuai dengan kebutuhan santri dan kegiatan pembelajaran di pondok pesantren”, Kata Misroni.
Selain itu Misroni juga mengatakan, dosen juga memberikan pelatihan kepada staf perpustakaan mengenai strategi pengelolaan dan pemanfaatan buku elektronik. Mereka memperkenalkan alat dan teknik yang dapat digunakan untuk mengunduh, menyimpan, dan mengatur koleksi buku elektronik yang efektif dan efisien.
“Hal ini bertujuan agar perpustakaan dapat menyediakan bahan bacaan yang bervariasi dan relevan dengan kebutuhan santri.”, Ujar Misroni.
Lebih lanjut, Misroni mengungkapkan dalam upaya menjadikan perpustakaan pondok pesantren lebih kreatif dan inovatif, dosen juga memberikan panduan dalam membuat daftar bacaan rekomendasi yang disesuaikan dengan minat dan tingkat pemahaman santri.
“Hal ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman membaca dan meningkatkan minat baca santri”, Harapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Yayasan Ponpes Darussalam, Sabki Ali mengatakan Kegiatan PKM tersebut sangat positif dan dirinya sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh para Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang itu.
“Melalui pengabdian ini, diharapkan perpustakaan pondok pesantren dapat menjadi pusat pembelajaran yang modern dan memberikan akses yang lebih luas terhadap buku elektronik berkualitas”, tandasnya. (*)









