BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program dukungan permodalan serta kunjungan langsung ke pelaku usaha.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pemerintah kota menyediakan fasilitas pinjaman modal tanpa bunga bagi pelaku UMKM dengan nilai bantuan mulai dari Rp25 juta hingga Rp50 juta. Program tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendukung pelaku UMKM melalui program pinjaman tanpa bunga. Nilainya Rp25 juta sampai Rp50 juta agar usaha warga semakin berkembang,” ujar Eva.
Pernyataan itu disampaikan Eva saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Bumi Waras. Dalam kegiatan tersebut, ia menemui pelaku UMKM kerupuk kempang dan berdialog dengan para pekerja yang terlibat dalam proses produksi.
Selain berdialog, Eva juga membeli sejumlah produk UMKM tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran produk usaha lokal.
Menurut Eva, keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan akses dukungan agar pelaku usaha kecil dapat berkembang.
Program permodalan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap pembiayaan usaha.








