Home / Uncategorized

Selasa, 4 November 2025 - 18:47 WIB

Anggota DPRD Bandarlampung Agus Purwanto: Keberagaman Menjadi Modal Persatuan dan Kesatuan

Bandarlampung – Anggota DPRD Bandarlampung Agus Purwanto melaksanakan kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan di wilayah Sumberrejo, Sabtu (10/5/2025).

Anggota DPRD Bandarlampung Agus Purwanto mengatakan, orang yang bersungguh – sungguh yaitu orang yang selalu berusaha meningkatkan kualitas diri dan pekerjaan.

Baca Juga  Dinas PU Bandarlampung Anggarkan Rp5 Miliar untuk Balai Latihan Kerja

“Orang yang bersungguh – sungguh itu pasti selalu berusaha untuk mencapai kesuksesan,” ujarnya.

Narasumber acara, Anggalana mengatakan, keberagaman harus dijadikan modal persatuan, kesatuan dan kebersamaan.

Selain itu, menurutnya, Ideologi pancasila saat ini sudah mulai terdegradasi. Artinya, ideologi pancasila sedang berada di persimpangan jalan. Apakah masih bisa menunjukkan jatidiri sendiri atau jatidiri dari luar negeri.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Minta Kerja Sama dengan PT Pelindo untuk Atasi Banjir di Panjang

“Budaya asing bisa merusak generasi muda. Karena bisa merusak jiwa nasionalisme dan ketahanan pangan,” kata Anggalana.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Anggota DPRD Bandarlampung Rama Apriditya Tegaskan, Nilai – Nilai Pancasila Bisa Cegah Kenakalan Remaja

Uncategorized

DPRD Bandar Lampung Terima Aduan Korban PHK PT Mega Central Finance soal Pesangon

Uncategorized

Komisi I DPRD Bandar Lampung Tegaskan, Kafe di Gunung Balau Way Gubak Harus Ditutup!

Uncategorized

Anggota DPRD Bandarlampung Agus Widodo Imbau Perbanyak Rasa Syukur

Uncategorized

Musim Hujan, Komisi IV DPRD Bandarlampung Imbau Dinas Kesehatan Antisipasi Penyakit DBD

Uncategorized

Gelar Sosialisasi PIP-WK Wakil Ketua DPRD Aef Saripudin Singung Soal Pilkada Serentak 2024

Uncategorized

Fandi Tjandra: Ajarkan Ideologi Pancasila kepada Anak-Anak

Uncategorized

Anggota DPRD Bandarlampung Dedi Yuginta: Membantu Warga Terkena Musibah, Salah Satu Cara Amalkan Nilai-Nilai Pancasila