Lintasindonesiaone.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, mulai 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar inovasi, serta merumuskan solusi menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.
Rakernas XVIII APEKSI diikuti 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan diawali dengan konferensi pers di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan yang menghadirkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, serta sejumlah kepala daerah, termasuk Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, pelaksanaan Rakernas APEKSI XVIII tidak hanya menjadi wadah koordinasi antar pemerintah kota, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah.
“Kegiatan ini diproyeksi mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar dari sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi,” ujar Rico.
Selain agenda utama Rakernas, berbagai kegiatan pendukung turut digelar, seperti Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, serta bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.
Karnaval Nusantara menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat dengan menghadirkan puluhan delegasi yang menampilkan seni, budaya, dan tradisi daerah masing-masing sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Sementara itu, keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antardaerah dan menyerap berbagai inovasi pembangunan yang dapat diterapkan di daerah.
Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana mengatakan, forum APEKSI menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring kolaborasi serta berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Di antaranya membahas mitigasi banjir perkotaan, memperluas jejaring kolaborasi, serta mengadopsi inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Eva.
Melalui Rakernas XVIII APEKSI, pemerintah kota se-Indonesia diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan menghasilkan gagasan strategis dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan, adaptif, dan berdaya saing.









