Home / Kabar Lampung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:05 WIB

Irigasi Mesuji Senilai Rp97 Miliar Alami Kerusakan Serius

Lintasindonesiaone.com – Mesuji menjadi sorotan setelah proyek irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawa (DIR) Rawajitu yang dikelola Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung mengalami sejumlah kerusakan meski baru selesai pada 2023. Proyek bernilai Rp97,8 miliar tersebut kini dilaporkan sudah menunjukkan retakan, kebocoran saluran, hingga besi penyangga yang mulai berkarat.

Kondisi ini memicu pertanyaan serius dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan dan pengawasan sejak tahap awal pembangunan. Banyak pihak menilai kerusakan yang muncul dalam waktu singkat tidak wajar untuk proyek infrastruktur berskala besar.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, telah turun langsung ke lokasi pada Selasa 5 Mei 2026 untuk melakukan peninjauan. Namun pernyataan bahwa kerusakan akan “diperbaiki nanti” justru menimbulkan kritik dari warga sekitar yang menilai masalah utama belum dijelaskan secara terbuka.

Menurut warga, irigasi yang dibangun seharusnya bisa berfungsi optimal dalam jangka panjang, bukan justru membutuhkan perbaikan dalam waktu singkat setelah selesai dibangun. Mereka menilai kondisi ini menunjukkan adanya persoalan sejak awal pelaksanaan proyek.

Di lapangan, pihak BBWS melakukan penanganan di beberapa titik yang mengalami retakan dan kebocoran. Alat berat juga dikerahkan untuk menormalisasi saluran pembuang primer yang sempat dipenuhi gulma. Meski begitu, langkah tersebut dianggap belum menyentuh akar permasalahan.

Sistem irigasi sepanjang 93 kilometer yang mencakup saluran sekunder, kolektor, hingga sub-sekunder juga ikut menjadi sorotan. Publik mempertanyakan penyebab utama kerusakan yang terjadi di berbagai titik dalam waktu relatif singkat.

Sorotan semakin menguat setelah Kejaksaan Tinggi Lampung sebelumnya menemukan indikasi kekurangan kualitas dan kuantitas pekerjaan. Potensi kerugian negara disebut mencapai Rp14,3 miliar dan masih bisa bertambah seiring pendalaman kasus.

Hingga kini, pihak BBWS belum memberikan penjelasan rinci terkait penyebab kerusakan maupun pihak yang bertanggung jawab. Kondisi ini membuat munculnya spekulasi adanya persoalan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek.

Bagi masyarakat Mesuji dan Tulang Bawang, proyek ini bukan hanya soal perbaikan teknis di lapangan. Yang lebih penting adalah transparansi dan akuntabilitas, agar dana hampir Rp100 miliar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi irigasi pertanian, bukan sekadar meninggalkan persoalan baru di kemudian hari.

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Dinas Kelautan dan Perikanan Ingatkan Nelayan Update Informasi Cuaca dari BMKG

Kabar Lampung

Walikota Bandar Lampung sholat Idul Adha di Stadion Mini Way Dadi

Kabar Lampung

Ketua Komisi 1 Minta Pemkot Jangan Batalkan Insentif RT 2021

Kabar Lampung

Jalan Sehat HUT ke-344 Bandar Lampung Siapkan 200 Ribu Kupon, Hadiah Utama Rumah hingga Mobil

Kabar Lampung

Bonus Mengalir di GOR Siger: Bunda Eva Tebar Hadiah Ratusan Juta hingga Janjikan Sport Center Megah 50 Hektar!

Kabar Lampung

Fraksi PKS Siapkan 1000 Paket Sembako, Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Kabar Lampung

DPD KWRI Lampung Mengadakan Rapat Konsolidasi Bersama DPC KWRI Se Provinsi Lampung

Kabar Lampung

Fokus Bangun Jalan, Pemkot Bandarlampung Anggarkan Rp.200 Miliar