Home / Kabar Lampung

Selasa, 13 Desember 2022 - 13:08 WIB

Society 5.0 di Harapkan Bisa Jadi Pendorong Bagi Pendidikan Generasi Indonesia Mendatang

Bandarlampung, (lintasindonesiaone.com) – Warkshop Pendidikan bertema ” Aktualisasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Revolusi Industry 5.0″ Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi. Berharap dapat mendorong pengembangan Platfrom dan mendorong kompetensi dalam memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak bangsa.

Perlu diketahui, Era Revolusi Industri 5.0 atau dapat disebut Society 5.0 adalah suatu konsep yang digagas oleh negara jepang yang diresmikan pada tanggal 21 Januari 2019, terdiri dari gabungan konsep empat konsep sebelumnya.

Empat konsep sebelumnya adalah, Pertama Society 1.0 adalah suatu konsep dimana manusia masih di era berburu dan mengenal tulisan. Kedua Society 2.0 adalah era pertanian dimana manusia sudah mengenal cocok tanam.

Serta ketiga Society 3.0 adalah era industri dimana manusia sudah mengenal dan menggunakan teknologi mesin dalam kehidupan sehari-hari. Dan Keempat Society 4.0 adalah era dimana manusia sudah mengenal Komputer sampi internet.

Sementara itu, Society 5.0 adalah suatu konsep dimana manusia sebagai komponen utamanya, untuk memungkinkan menggunakan ilmu pengetahuan yang berbasis modern seperti IoT, AI dan Robot untuk kebutuhan manusia dengan tujuan agar manusia dapat hidup dengan nyaman dan lebih efektif.

Baca Juga  Terungkap di Persidangan, YBIL Klaim Pembebasan Lahan 157 Hektare Dilakukan Atas Nama Yayasan

Dalam hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Kadafi dalam sambutannya mengatakan, untuk mengikuti perubahan pendidikan di Era Revolusi Industry 5.0 tersebut, harus mengupgrade diri sendiri, serta merubah mindset pola pikir adik-adik siswa dalam mendapatkan bekal ilmu.

“Dalam hal ini kita memang harus mengupgrade diri kita untuk mengikuti perubahan pendidikan di Era Revolusi Industry 5.0 dan insyaallah, apabila kita mengikuti nya dan mengembangkan potensi diri kita. Maka, kita mudah beradaptasi dengan kehidupan baru” Ujar Muhammad Kadafi saat membuka kegiatan acara Warkshop Pendidikan di Ballroom Hotel Radisson. Selasa (13/12/2022).

Kadafi juga mengatakan di Era Revolusi Industry 5.0, berharap kepada adik-adik Mahasiswa bahwa, bukan hanya saja cerdas secara otak akan tetapi juga mempunyai pengembangan Soft Skill.

Baca Juga  Wiyadi Himbau HUT Ke-340, Jadikan Sebagai Evaluasi Untuk Pemkot Bandarlampung

“Dan ini memang harus kita asah bagaimana adik-adik siswa ini harus punya suatu pengembangan Soft Kill yang baik dan memang harus kita dorong” katanya.

Ditempat yang sama, Linda Panheti, Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung yang mewakili Sulpakar mengatakan, dalam kegiatan tersebut dengan tema Aktualisasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Revolusi Industry 5.0, harus dibutuhkan sebuah pembaruan dalam kurikulum untuk membekali peserta didik agar memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah dengan berbagai bidang keilmuan.

“Dalam memanfaatkan perkembangan teknologi pada era Revolusi Industry 5.0 ini, dapat mengedepankan peran manusia yang memiliki keterampilan, dengan harapan mampu merancang sebuah sistem untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, dan mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik, serta menjaga kestabilan pertumbuhan ekonomi,” tandasnya. (ido)

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Rakernas XVIII APEKSI Digelar di Medan, Diikuti 96 Pemerintah Kota dan Dorong Kolaborasi Pembangunan

Kabar Lampung

HUT ke-60 Bank Lampung Meriah, Gubernur Mirza Ajak Perkuat Kolaborasi di Bank Lampung Run 2026

Kabar Lampung

Perbaikan Jalan Hanoman Masuk Tahap Pengecoran, Pemkot Bangun Saluran Penampungan Air

Kabar Lampung

Deklarasi PRABU Lampung, Tim Relawan Siapkan Pengobatan Gratis, Hiburan dan Stand UMKM

Kabar Lampung

DPC KWRI Bandar Lampung Bentuk Panitia Muscab ke II

Kabar Lampung

Tok-Tok APBD 2021 Kota Bandar Lampung Di Sahkan

Kabar Lampung

Walikota Bandar Lampung Lantik 266 PPPK kota bandar Lampung tahap 1

Kabar Lampung

Target Lampung Terang 100 Persen, Gubernur Mirza Dorong Pemerataan Akses Listrik hingga Desa