Home / Kabar Lampung

Kamis, 7 April 2022 - 04:55 WIB

Gawaat ‘ Pengaspalan Menggunakan Dana APBD 5,8 M,. Pemborong Bilang Ini Masih Tahap Coba-Coba

Lampung Selatan–(lintasindonesiaone.com)- Proyek peningkatan jalan penghubung di dua Kecamatan Jatiagung-Natar Lampung Selatan (Lamsel) dengan nilai 5,8 Miliar Tahun 2022 yang dikerjakan CV Mulia Abadi, mendapat sorotan masyarakat.

Pasalnya proses pengerjaan proyek tersebut dilakukan serampangan karena dari sekitar 4 Km baru 200 meter yang dikerjakan, itupun dikatakan masih uji coba.

“Hasil pantauan kami di lapangan, jalan yang diaspal baru sekitar 200M alasanya juga masih uji coba. Kalau uji coba buat apa kok ngaspal jalan pake uji coba dikiranya ini proyek maen-maen, padahal pakai uang rakyat,” tegas Ketua LSM Gamapela Tony Bakrie Rabu 6 April 2022

Baca Juga  Presiden Prabowo Hadiri Munas HIPMI XVIII, Pemkot Bandar Lampung Siapkan Dukungan Penyelenggaraan

Ia menjelaskan saat ini pihak pelaksana pekerjaan telah menyelesaikan proses pemadatan (Bes A) sepanjang 3,9 KM dengan alasan sudah memenuhi ketebalan 15CM.
“Proyek ini aneh dan janggal karena baru ngampar 200 M dan diukur sendiri, ketebalan pemadatan dan ukuran batu yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi perbaikan,” sesal Tony diamini warga setempat Ayub

Sementara dari perwakilan Dinas PUPR Lamsel yang turut mengikuti pengukuran aspal sepanjang 200M mengatakan dirinya hanya melakukan pengawasan di lapangan.

Baca Juga  Bosda Mulai Diterapkan, Siswa SMP Negeri Bandar Lampung Dapat Dukungan Biaya Pendidikan

“Saya hanya melakukan pengawasan dalam pengukuran ketebalan aspal yang sudah dikerjakan. Terkait pihak yang melakukan pengukuran ketebalan, silahkan tanya langsung saja,” kata Edo PPTK Pekerjaan.

Edo juga mengaku jika memang pengaspalan yang dilakukan baru 200 M dengan alasan ujicoba dan langsung diukur ketebalannya.

Saat ditanya apakah nanti setiap 200M pengaspalan akan kembali diukur ketebalannya, Edo membenarkannya sambil berlalu tanpa bisa menjawab jika yang melakukan pengukuran ketebalan dari pihak pengaspal.
“Nanti setiap 200M diuji ketebalannya,” katanya. (JL)

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Hearing warga Bersama LSM Gamapela Serta Pengembang Perumahan Indah Sejahtera Golf Resoden Berakhir Deadlck

Kabar Lampung

Citraland Lampung Bantah Tuduhan Pengurukan Liar, Tegaskan Seluruh Kegiatan Sesuai Perizinan

Kabar Lampung

Bosda Mulai Diterapkan, Siswa SMP Negeri Bandar Lampung Dapat Dukungan Biaya Pendidikan

Kabar Lampung

Meski Banyak Penolakan Musprov TI Lampung Tetap Dilaksankan Ada Apa ??

Kabar Lampung

DPRD Bandar Lampung Soroti Lemahnya Promosi Wisata, Potensi Pariwisata Dinilai Belum Maksimal

Kabar Lampung

Pendapatan Daerah Kota Bandar Lampung Diproyeksikan Naik Rp65 Miliar pada 2026

Kabar Lampung

Dengan Tegas, Nisfu Apriana Membantah Dirinya Terjerat Pinjaman Online (Pinjol) ilegal.

Kabar Lampung

Mirza Ajak Warga Gotong Royong, Bandar Lampung Didorong Jadi Wajah Lampung yang Bersih dan Membanggakan