Home / Uncategorized

Kamis, 15 Mei 2025 - 21:33 WIB

Ketua Komisi III DPRD Soroti Penumpukan Sampah di TPS BKP Kemiling

BANDAR LAMPUNG — Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menanggapi serius keluhan warga terkait penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Bukit Kemiling Permai (BKP), Kecamatan Kemiling.

Agus menyampaikan bahwa pihaknya baru saja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung untuk membahas pelaksanaan anggaran tahun 2025. Salah satu fokus pembahasan dalam hearing tersebut adalah soal kesiapan dan keterbatasan armada pengangkut sampah.

“Hasil hearing menunjukkan memang terjadi peningkatan volume sampah setiap hari, sementara kapasitas armada pengangkutan masih terbatas. Namun hal itu tidak serta-merta berarti kinerja petugas pengangkut menurun,” jelas Agus, Kamis (15/5).

Agus mengaku belum menerima laporan resmi terkait kondisi di TPS BKP, namun jika penumpukan benar terjadi, ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan DLH untuk menindaklanjuti secara cepat.

Baca Juga  Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung Agus Djumadi: Menjaga Kebersihan Termasuk Amalkan Nilai Pancasila

“Solusi jangka pendeknya tentu segera mengangkut tumpukan sampah agar tidak menimbulkan dampak lingkungan bagi warga sekitar,” tegasnya.

Lebih lanjut, untuk solusi jangka panjang, Agus menyarankan DLH agar mempertimbangkan relokasi atau pembagian wilayah pelayanan TPS, mengingat pesatnya pertumbuhan permukiman di wilayah Kemiling.

“Kemiling ini terus berkembang, dan letaknya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pesawaran membuka kemungkinan adanya sampah dari luar wilayah yang dibuang ke TPS BKP. Ini tentu perlu dievaluasi,” ujarnya.

Agus berharap DLH dapat segera mengambil langkah strategis dan terukur untuk menjaga kebersihan serta kualitas lingkungan di Kemiling dan sekitarnya.

Baca Juga  Pemkot Miliki 10 Program untuk Menekan Bencana Banjir di Bandarlampung

Sebelumnya, warga Perumahan Bukit Kemiling Permai (BKP) mengeluhkan penumpukan sampah yang tidak kunjung diangkut oleh petugas DLH. Kondisi tersebut menyebabkan bau tidak sedap menyebar ke lingkungan sekitar dan mengganggu kenyamanan warga.

Aan (44), salah satu warga, mengungkapkan bahwa warga bersama pamong setempat bahkan telah mencoba membakar sebagian sampah untuk mengurangi volumenya, namun upaya itu tidak memberikan hasil signifikan.

“Sudah dibakar sebagian, tetapi malah makin banyak. Baunya menyebar ke mana-mana,” ujarnya, Kamis (8/5).

Warga berharap ada tindakan konkret dari pihak DLH dan perhatian serius dari pemerintah kota untuk menyelesaikan persoalan sampah yang sudah berlangsung cukup lama ini. (*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pansus DPRD Kota Bandar Lampung Bahas Kepatuhan Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2024

Uncategorized

DPRD Kota Bandar Lampung Dorong Transparansi Pajak dengan Penerapan Tapping Box

Uncategorized

Anggota DPRD Bandarlampung Muhammad Suhada Tegaskan, Ideologi Pancasila Cegah Hal – Hal Negatif

Uncategorized

Komisi IV DPRD Bahas RAPBD 2023-2024 dengan OPD

Uncategorized

Pimpinan DPRD Bandarlampung Wiyadi Imbau Bentengi Keluarga dari Hal Negatif

Uncategorized

Developer Pagar Alam Bingung Dipanggil Komisi III DPRD Bandar Lampung Soal Viral di Medsos

Uncategorized

Ciri Khas Bangsa Indonesia Adalah Ramah dan Murah Senyum

Uncategorized

Pimpinan DPRD Bandarlampung Sidik Efendi Tegaskan Pancasika Bisa Bentuk Karakter Anak – Anak Dengan Baik