Home / Uncategorized

Selasa, 23 September 2025 - 21:35 WIB

DPRD Dorong Bandar Lampung Jadi Kota Ramah Disabilitas

Dialog Bersama Disabilitas

Dialog ini merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya pada 8 Juli 2025 dengan pimpinan DPRD. Tiga narasumber utama hadir, yakni Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung Nenden Tresnanursari, akademisi FISIP Unila Gita Paramita Djausal, dan pengurus Lamban PuAn yang juga akademisi FISIP Unila, Drs. Ikram Baadilla. Diskusi dipandu fasilitator SATUNAMA, Sely Fitriani, dengan tujuan memperkuat kapasitas kelompok rentan agar bisa lebih aktif dalam pengambilan kebijakan publik.

Sejumlah anggota DPRD hadir, di antaranya Misgutini dan Yuni Karnelis (Komisi I), Zainal Abidin (Komisi II), Agus Widodo dan Rizaldi Adrian (Komisi III), serta Dewi Mayang Suri Djausal dan Heti Friskatati (Komisi IV).

Baca Juga  Eva Dwiana Beri Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir di Panjang Utara

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Lampung, Setiawan, menyoroti masih sulitnya penyandang disabilitas memperoleh tempat tinggal yang layak. “Kesetaraan dalam tempat tinggal juga kami harapkan. Sampai sekarang, kami masih banyak kesulitan dalam pengajuan rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lampung, Edi Waluyo, menilai implementasi Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2024 tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas berjalan lambat. “Perda ini sudah lahir, tapi implementasinya sangat lambat. Katanya BUMN wajib mempekerjakan satu persen disabilitas, swasta dua persen. Faktanya, jauh dari kenyataan,” tegasnya.

Baca Juga  Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung Agus Djumadi Imbau Penyelenggara Telekomunikasi Tidak Merugikan Kepentingan Umum

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung, Dewi Mayang Suri Djausal, menyatakan pihaknya akan mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kelompok rentan. “Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal kemanusiaan. Kota harus hadir untuk semua, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

Dialog ini diharapkan menjadi langkah awal agar Pemerintah Kota bersama DPRD lebih serius mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota inklusif dan ramah disabilitas.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemkot Balam Serahkan Hasil Laporan Rakerda Pertanggungjawaban APBD pada Rapat Paripurna DPRD

Uncategorized

DPRD Bandarlampung Desak Penyegelan dan Pemblokiran Perbankan untuk Perumahan Penyebab Banjir

Kabar Lampung

Reses Endang Asnawi Didominasi Usulan Perbaikan Drainase

Uncategorized

Anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung Agus Purwanto Imbau OPD Terkait Bisa Antisipasi Terjadinya Bencana

Uncategorized

Pansus DPRD Kota Bandar Lampung Bahas LHP BPK RI Terkait Kepatuhan Anggaran 2024

Uncategorized

Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung Agus Djumadi Imbau Penyelenggara Telekomunikasi Tidak Merugikan Kepentingan Umum

Uncategorized

Developer Pagar Alam Bingung Dipanggil Komisi III DPRD Bandar Lampung Soal Viral di Medsos

Uncategorized

DPRD Bandar Lampung Desak PDAM Way Rilau Segera Atasi Krisis Air