TULANG BAWANG – Pemerintah Provinsi Lampung mulai membangun ruas jalan provinsi Gedong Aji–Umbul Mesir di Kabupaten Tulang Bawang sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat. Proyek ini diharapkan mengakhiri persoalan kerusakan jalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela pada Senin (6/4/2026). Ruas jalan tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun anggaran 2026.
Pemerintah Provinsi mengalokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar untuk membangun jalan sepanjang 13 kilometer dengan konstruksi rigid beton. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi di wilayah Tulang Bawang.
Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan mengatakan pembangunan ruas Gedong Aji–Umbul Mesir merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang rusak menjadi kendala utama bagi mobilitas warga dan distribusi barang.
Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Lampung melalui pembangunan jalan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Apresiasi juga disampaikan masyarakat yang selama ini merasakan langsung dampak buruk kondisi jalan. Kepala Desa Sumber Agung, Sahel Sa’dullah, mengatakan kerusakan jalan telah berlangsung sekitar tiga dekade dan menjadi salah satu persoalan infrastruktur yang paling sering dikeluhkan warga.
Ia menyatakan masyarakat siap berpartisipasi menjaga infrastruktur yang telah dibangun, termasuk mengawasi kendaraan yang melintas agar tidak melebihi kapasitas muatan dan merusak konstruksi jalan.
Hal senada disampaikan Surati, warga transmigran yang telah menetap di wilayah tersebut sejak awal 1990-an. Menurutnya, pembangunan ruas Gedong Aji–Umbul Mesir menjadi harapan baru bagi masyarakat setelah bertahun-tahun menghadapi akses jalan yang rusak.
Pembangunan jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi komoditas pertanian, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Kabupaten Tulang Bawang.









