BANDAR LAMPUNG – Sejumlah pelaku usaha kecil terus berupaya mempertahankan roda perekonomian mereka di tengah persaingan dan perubahan kondisi pasar. Salah satunya Wahyuni Budiyanti, pedagang di Sentra UMKM Bung Karno, yang telah menjalankan usahanya selama kurang lebih tiga tahun.
Sebelum berjualan di kawasan UMKM Bung Karno, Wahyuni mengaku menjalani usaha secara keliling dengan mendatangi sejumlah sekolah, termasuk SMP, serta kantor Dinas Pendidikan untuk menawarkan dagangannya.
Warga Perumahan Bukit Bakung Indah, Kelurahan Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat, itu mengatakan pendapatan dari berjualan sangat bergantung pada jumlah pengunjung yang datang.
“Kalau sedang ramai, dagangan bisa habis. Tapi kalau sedang sepi, ya tidak habis,” ujar Wahyuni, Sabtu (11/7/2026).
Wahyuni menceritakan, saat pertama memulai usaha, dirinya menggunakan modal sekitar Rp250 ribu. Seiring berjalan waktu, kebutuhan modal meningkat menyesuaikan biaya produksi dan kebutuhan usaha.
Di lapaknya, Wahyuni menjual berbagai jenis makanan, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan siap santap. Produk yang ditawarkan antara lain risol, arum-arum, lumpang sari, combro, serta nasi bakar yang tersedia pada waktu tertentu.
Menurutnya, keberagaman produk menjadi salah satu strategi agar tetap menarik minat pembeli sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.
Meski menghadapi kondisi penjualan yang tidak selalu stabil, Wahyuni tetap memilih bertahan sebagai pelaku UMKM. Usaha tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan utama untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
Ia berharap kawasan Sentra UMKM Bung Karno semakin ramai dikunjungi masyarakat sehingga dapat memberikan dampak positif bagi para pedagang.
Sentra UMKM Bung Karno merupakan salah satu program Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil dalam memasarkan produk mereka. Kawasan yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Enggal, tersebut menjadi tempat aktivitas UMKM sekaligus ruang wisata kuliner masyarakat.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap keberadaan sentra UMKM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membantu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil.









