Home / Kabar Lampung

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Banjir Kepung Bandar Lampung, Aliansi Masyarakat Desak Evaluasi Kabid SDA Dinas PU: “Jangan Biarkan Wali Kota Berjuang Sendiri!”

BANDAR LAMPUNG – Masifnya titik banjir yang merendam Kota Bandar Lampung usai hujan deras belakangan ini memicu reaksi keras dari Aliansi Masyarakat Lampung (AML), pihaknya mendesak Wali Kota Bandar Lampung segera mengevaluasi total kinerja satuan kerja terkait, khususnya Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Ketua AML, Sunawardi, menilai ada ketimpangan kinerja yang sangat kontras antara Wali Kota dengan para bawahannya di jajaran Dinas PU.

Wali Kota Kerja 24 Jam, Bawahannya Ke Mana?
Sunawardi menyatakan keprihatinannya terhadap Wali Kota Eva Dwiana (Bunda Eva) yang dinilai telah bekerja maksimal siang dan malam demi menata kota. Namun, kerja keras tersebut seolah “mentah” akibat kinerja bawahan yang dianggap tidak prioritas.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama Anak-Anak Panti Asuhan di Agropark PKK Lampung Selatan

“Kita lihat Bunda (Wali Kota) keliling 24 jam pantau kota, lebarkan sungai, normalisasi sana-sini. Tapi apakah bawahannya tetap sama? Sepertinya tidak. Kondisi banjir di mana-mana membuktikan kinerja Dinas PU, terutama Bidang SDA, harus ditinjau ulang. Mereka ini sebenarnya bekerja atau tidak?” tanya Sunawardi retoris, Rabu (15/5/2026).

Ironisnya, saat dikonfirmasi mengenai kondisi darurat banjir yang melumpuhkan sejumlah titik, Kepala Bidang SDA Dinas PU Bandar Lampung, Irwan Maidi Saputra, enggan memberikan jawaban teknis. Ia justru melimpahkan tanggung jawab tersebut kepada satuan tugas (Satgas) lapangan.

“Kalau banjir konfirmasi langsung ke Satgas, saya sedang mendampingi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” cetusnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga  Rakerda Ke-2, DPC KWRI Bandarlampung Siap Jaga Marwah Organisasi Sesuai Program DPD KWRI Lampung

Banjir yang terjadi sejak Selasa malam dilaporkan melumpuhkan akses vital warga. Berikut beberapa titik terparah:

* Pertigaan RSUD Abdoel Moeloek: Air setinggi mobil, memutus akses darurat.
* Jalan Sultan Agung (Way Halim): Luapan air menutupi seluruh badan jalan dua jalur.
* Jalan Pulau Sebesi (Sukarame): Kawasan belakang kampus UIN RIL terendam melebihi 50 cm.

AML menegaskan, tanpa adanya loyalitas dan kerja cepat dari tingkat Satker, upaya Wali Kota membebaskan Bandar Lampung dari banjir hanya akan menjadi jalan di tempat. Masyarakat kini menunggu langkah tegas pimpinan kota untuk mencopot atau mengevaluasi oknum pejabat yang dinilai “lamban” merespons bencana. (Nda)

Share :

Baca Juga

Kabar Lampung

Akses Jalan Sempit, DPRD Minta Pemkot Menata PKL di Pasar Tamin

Kabar Lampung

Eks Laskar Rakyat Pejuang 45 Dukung Kepolisian Ciptakan Pemilu 2024 Kondusif

Kabar Lampung

POLISI PEDULI, Kapolres Mesuji Bedah Rumah Tidak Layak Huni Nenek Sutinah yang Hidup Sebatang Kara

Kabar Lampung

Rakornas Kemendagri 2026, Gubernur Mirza dan Wagub Jihan Dorong Kolaborasi Daerah-Pusat

Kabar Lampung

Bonus Mengalir di GOR Siger: Bunda Eva Tebar Hadiah Ratusan Juta hingga Janjikan Sport Center Megah 50 Hektar!

Kabar Lampung

Jalin Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Mestim Takziyah di Kediaman Almarhum Tokoh Masyarakat Desa Wonosari

Kabar Lampung

Muhammad Yunizar Terpilih Pimpin DPC Gapeksindo Bandar Lampung, Bidik Kontraktor Lokal Makin Kompetitif

Kabar Lampung

Munculkan Jiwa Enterpreneur, Ganjar Milenial Gelar Diskusi Bareng Mahasiswa di Bandarlampung